Tips Aman Makan Daging Kurban agar Tekanan Darah Tetap Stabil, Penderita Hipertensi Tak Perlu Khawatir Lagi

AKURAT JAKARTA - Perayaan Idul Adha identik dengan aneka hidangan berbahan daging sapi maupun kambing yang menggugah selera. Mulai dari sate, gulai, rendang, hingga tongseng menjadi menu favorit yang sulit ditolak.
Namun bagi penderita hipertensi, konsumsi daging kurban sering menimbulkan kekhawatiran karena dianggap dapat memicu kenaikan tekanan darah jika dikonsumsi berlebihan.
Padahal, penderita hipertensi sebenarnya tetap boleh menikmati olahan daging selama memperhatikan jenis potongan, cara memasak, dan porsinya.
Kesalahan dalam memilih bagian daging atau penggunaan bumbu yang terlalu tinggi garam justru menjadi faktor yang dapat memperburuk kondisi kesehatan.
Karena itu, penting untuk lebih bijak dalam mengatur pola makan selama momen Iduladha.
Dengan beberapa langkah sederhana, kamu tetap bisa menikmati hidangan daging tanpa perlu terlalu khawatir.
Berikut lima tips aman mengonsumsi daging kurban bagi penderita hipertensi.
1. Pilih Potongan Daging Rendah Lemak
Lemak berlebih pada daging dapat meningkatkan asupan lemak jenuh yang kurang baik bagi penderita hipertensi.
Karena itu, pilihlah bagian daging yang lebih sedikit lemaknya agar lebih aman dikonsumsi.
Kamu juga bisa membuang bagian lemak putih yang menempel sebelum daging dimasak.
Selain membantu mengurangi kadar lemak, cara ini membuat hidangan terasa lebih ringan dan tidak terlalu berminyak.
Baca Juga: Freezer Bukan Jaminan Aman, Ini Derertan Kesalahan yang Bisa Merusak Daging Kurban
2. Batasi Porsi Makan agar Tidak Berlebihan
Meskipun daging kurban tersedia dalam jumlah banyak, kamu tetap perlu mengatur porsi makan.
Konsumsi daging secara berlebihan dalam satu waktu dapat membuat tubuh bekerja lebih berat dan memengaruhi tekanan darah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






