Jakarta

Jangan Salah Paham, Ini Ciri Pria yang Terlihat Romantis Tapi Justru Red Flag

Anggerhana Denni Rahmawati | 23 Mei 2026, 19:45 WIB
Jangan Salah Paham, Ini Ciri Pria yang Terlihat Romantis Tapi Justru Red Flag
Ilustrasi seorang wanita yang mendapatkan love bombing dari seorang priaa.

AKURAT JAKARTA - Dalam hubungan asmara, perhatian dan kasih sayang memang sering membuat seseorang merasa dicintai.

Tidak sedikit orang menganggap pasangan yang selalu ingin dekat, mudah cemburu, atau terlalu perhatian sebagai sosok yang romantis.

Padahal, beberapa sikap tersebut bisa menjadi tanda red flag yang berpotensi membuat hubungan tidak sehat.

Sering kali, perilaku seperti posesif atau perhatian berlebihan dianggap sebagai bentuk cinta yang tulus.

Jika tidak disadari sejak awal, hubungan bisa berubah menjadi melelahkan secara emosional.

Karena itu, penting bagi kamu untuk memahami perbedaan antara perhatian yang sehat dan sikap manipulatif.

Berikut beberapa tanda pria red flag yang sering disalahartikan sebagai romantis.

1. Terlalu Cepat Menunjukkan Perasaan

Baru dekat sebentar tetapi sudah membicarakan masa depan atau mengungkapkan cinta secara berlebihan bisa menjadi tanda waspada.

Hubungan sehat biasanya berkembang secara alami, bukan terburu-buru.

Baca Juga: BYD Atto 2 Hadir Membawa Jarak Tempuh 410 KM dan Desain Modern, SUV Murah dengan Fitur yang Tidak Murahan

2. Selalu Ingin Bersama

Pasangan yang tidak memberi kamu ruang untuk sendiri, berkumpul dengan teman, atau fokus pada aktivitas pribadi bisa menunjukkan sikap posesif.

Hubungan yang baik tetap membutuhkan batas dan kebebasan.

3. Cemburu Berlebihan

Banyak orang menganggap cemburu sebagai bukti cinta.

Namun, jika pasangan mulai mengatur pergaulan, memeriksa media sosial, atau mudah curiga, hal itu bisa berubah menjadi sikap mengontrol.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.