Jakarta

Tak Selalu Agresif dan Berbusa, Ini Tanda Rabies pada Hewan yang Sering Tidak Disadari

Anggerhana Denni Rahmawati | 15 Mei 2026, 07:30 WIB
Tak Selalu Agresif dan Berbusa, Ini Tanda Rabies pada Hewan yang Sering Tidak Disadari
Kenali gejala rabies pada hewan.

AKURAT JAKARTA - Rabies masih menjadi salah satu penyakit berbahaya yang dapat menyerang hewan sekaligus menular kepada manusia.

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang mengira hewan rabies pasti terlihat ganas dengan mulut berbusa.

Padahal, gejala rabies tidak selalu muncul seperti itu dan sering kali sulit dikenali sejak awal.

Dalam beberapa kasus, hewan yang terinfeksi justru tampak lemas, lebih pendiam, hingga mengalami perubahan perilaku yang tidak biasa.

Kondisi ini membuat banyak orang terlambat menyadari bahwa hewan tersebut telah terpapar virus rabies.

Padahal, penanganan cepat sangat penting untuk mencegah risiko penularan yang bisa berakibat fatal.

Rabies merupakan penyakit akibat infeksi virus yang menyerang sistem saraf pusat pada mamalia.

Baca Juga: 7 Tempat Wisata Favorit di Jakarta untuk Long Weekend Bersama Keluarga

Virus ini dapat menginfeksi berbagai hewan seperti anjing, kucing, monyet, hingga kelelawar.

Penularannya biasanya terjadi melalui gigitan, cakaran, atau paparan air liur hewan yang sudah terinfeksi.

Salah satu tanda awal rabies yang paling sering muncul adalah perubahan perilaku secara tiba-tiba.

Hewan yang sebelumnya jinak bisa menjadi lebih agresif, mudah marah, atau menyerang tanpa alasan jelas.

Namun, ada juga hewan yang justru berubah menjadi lebih pendiam, lemas, dan menghindari interaksi dengan sekitarnya.

Perilaku menggigit secara tiba-tiba juga perlu diwaspadai.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.