Alasan Penumpang Sebaiknya Tak Pakai Kaus Kaki Hitam Saat Naik Pesawat, Ternyata Berisiko!

AKURAT JAKARTA - Dalam dunia penerbangan, keselamatan menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar.
Namun, tidak hanya prosedur keselamatan yang penting, hal-hal kecil seperti pakaian yang dikenakan penumpang juga turut diperhatikan oleh awak kabin.
Salah satu yang kini menjadi sorotan adalah penggunaan kaus kaki berwarna hitam saat berada di dalam pesawat.
Baca Juga: Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Tetap Puji Progres Skuad Garuda
Dilansir dari travel.nine.com.au, Selasa (31/3/2026), mantan pramugari British Airways, Kris Major, mengungkapkan bahwa penggunaan kaus kaki hitam dapat menyulitkan awak kabin dalam memantau kondisi sekitar.
Ia menjelaskan bahwa warna gelap pada kaus kaki membuat kaki penumpang sulit terlihat, terutama saat pencahayaan kabin diredupkan, seperti pada penerbangan malam.
“Pada penerbangan malam, pencahayaan kabin rendah dan kaus kaki gelap mudah menyatu dengan bayangan,” ujarnya.
Baca Juga: Persaingan Film Horor Lebaran 2026, Danur dan Suzzanna Tembus Jutaan Penonton
Kondisi ini bisa menjadi masalah serius, terutama ketika penumpang melepas sepatu dan meregangkan kaki hingga ke lorong pesawat.
Dalam situasi tersebut, awak kabin atau penumpang lain mungkin tidak menyadari keberadaan kaki tersebut.
Akibatnya, risiko tersandung atau bahkan tertabrak troli makanan dan minuman menjadi lebih tinggi.
“Ini bukan soal gaya, tapi soal visibilitas. Apa pun yang sulit terlihat di lantai bisa memicu kecelakaan,” kata Kris.
Selain warna kaus kaki, jenis alas kaki juga menjadi perhatian penting.
Dalam situasi darurat, sepatu yang tidak praktis seperti hak tinggi atau sandal jepit dapat menghambat proses evakuasi.
Baca Juga: Ranking Timnas Indonesia Usai Kalah 1-0 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026, Naik Apa Turun?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





