Liburan Usai Memungkinkan Anak Alami Post Holiday Blues, Orang Tua Wajib Tahu

AAKURAT JAKARTA - Setelah libur panjang berakhir, anak-anak kembali dihadapkan pada rutinitas sekolah yang padat dan terstruktur.
Namun, tidak semua anak mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan ini.
Sebagian anak mengalami kondisi yang dikenal sebagai post holiday blues, yaitu perasaan sedih, murung, atau menurunnya semangat setelah masa liburan usai.
Baca Juga: Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Tetap Puji Progres Skuad Garuda
Psikolog anak dan keluarga dari Universitas Indonesia, Rose Mini, menjelaskan bahwa kondisi ini merupakan hal yang wajar terjadi.
Anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan mengalaminya karena mereka terbiasa dengan kebebasan selama liburan.
Saat kembali ke rutinitas, mereka harus menyesuaikan diri dengan aturan dan jadwal yang lebih ketat.
Perubahan pola aktivitas menjadi salah satu faktor utama penyebab post holiday blues.
Selama liburan, anak tidak memiliki jadwal yang kaku, sehingga mereka bisa bermain, tidur, dan beraktivitas dengan lebih bebas.
Ketika harus kembali ke sekolah, perubahan ini terasa cukup drastis dan membuat mereka merasa tidak nyaman.
Baca Juga: Indonesia Dorong Investasi dan Ekspor Pangan Lewat Indonesia–China Food & Ecosystem Forum 2026
Ada beberapa tanda yang bisa kamu perhatikan pada anak:
1. Perasaan sedih dan enggan kembali ke sekolah
Menjelang hari pertama masuk, anak mungkin terlihat murung atau bahkan mempertanyakan alasan harus kembali ke rutinitas.
Baca Juga: Ketegangan Memuncak, Ratusan Personel Pasukan Khusus AS Tiba di Timur Tengah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









