Jakarta

Gigi Bersih dan Sehat, Ini Pentingnya Scaling Setelah Lebaran

Anggerhana Denni Rahmawati | 26 Maret 2026, 18:15 WIB
Gigi Bersih dan Sehat, Ini Pentingnya Scaling Setelah Lebaran
Scaling gigi setelah Lebaran penting untuk dilakukan. (Freepik)

AKURAT JAKARTA - Setelah menjalani puasa dan merayakan Lebaran dengan berbagai hidangan manis serta berlemak, kondisi gigi dan mulut sering kali mengalami perubahan.

Sisa makanan yang menempel dan kurangnya perawatan optimal dapat memicu berbagai masalah jika tidak segera ditangani.

Oleh karena itu, scaling gigi menjadi salah satu langkah penting yang tidak boleh kamu abaikan.

Baca Juga: Tak Perlu Diet Ketat, Simak 4 Cara Sederhana Hilangkan Lemak Perut Berikut Ini

Berikut beberapa alasan mengapa scaling gigi penting dilakukan:

1. Membersihkan sisa makanan dan karang gigi

Setiap kali kamu mengonsumsi makanan, terutama yang manis atau asam, sisa-sisanya bisa menempel pada gigi.

Baca Juga: Kebijakan Tarif Rp1 Berhasil Dorong Masyarakat Naik Transjakarta, Dua Hari Edisi Lebaran Capai 1,1 Juta Pelanggan

Jika tidak dibersihkan dengan baik, plak akan terbentuk dan lama-kelamaan mengeras menjadi karang gigi.

Scaling gigi secara profesional membantu membersihkan plak dan karang tersebut sehingga mulut terasa lebih bersih dan segar.

Dengan kondisi gigi yang bersih, risiko kerusakan gigi dan masalah gusi juga dapat diminimalkan.

Baca Juga: Kunjungi RS Insan Nusantara Rajeg, Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Dorong Percepatan Layanan BPJS

2. Mengatasi masalah bau mulut

Bau mulut sering muncul akibat penumpukan plak dan sisa makanan yang sulit dijangkau oleh sikat gigi.

Meskipun kamu sudah rutin menyikat gigi, area tertentu seperti sela-sela gigi atau bagian bawah gusi bisa tetap menyimpan kotoran.

Baca Juga: Tren Diet Tanpa Nasi, Ini Risiko Tersembunyinya yang Harus Kamu Ketahui

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.