Catat Nih Festival Raya Kemenangan 2026, Pesta Musik Lintas Genre di Tepi Pantai Ancol

AKURAT JAKARTA - Kawasan wisata Ancol Taman Impian bersiap menggelar panggung hiburan akbar bertajuk Festival Raya Kemenangan 2026.
Perhelatan yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret 2026 di Pantai Festival ini akan menghadirkan deretan musisi papan atas untuk memeriahkan suasana Ramadan di ibu kota.
Festival ini mengusung konsep lintas genre guna menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Band alternatif rock .Feast dipastikan menjadi salah satu penampil utama dengan energi panggungnya yang khas.
Baca Juga: Love and Let Go, Konser Raisa yang Merangkum Fase Perjalanan Hidup
Selain itu, solois Hindia juga akan hadir membawa deretan lagu pop kontemporer yang populer di kalangan generasi muda.
Melengkapi kemeriahan pesta rakyat tersebut, orkes dangdut koplo Sera turut dijadwalkan tampil untuk menghidupkan suasana dengan irama yang merakyat.
"Perpaduan lokasi pantai dan konser lintas genre ini dirancang untuk menjadi agenda hiburan Ramadan yang inklusif bagi warga Jakarta," tulis penyelenggara dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).
Salah satu daya tarik utama dari Festival Raya Kemenangan tahun ini adalah aksesnya yang terjangkau. Pihak pengelola tidak memungut biaya tiket konser tambahan bagi pengunjung.
Masyarakat cukup membayar tiket masuk reguler kawasan Ancol dan kendaraan untuk dapat menikmati seluruh rangkaian pertunjukan musik di tepi pantai tersebut.
Dengan konsep konser gratis di ruang terbuka, festival ini diprediksi akan menyedot animo ribuan pengunjung.
Kehadiran musisi lintas generasi mulai dari rock, pop, hingga dangdut menjadikan Ancol sebagai salah satu destinasi utama untuk mengisi waktu luang di bulan suci sekaligus menikmati suasana senja di pesisir Jakarta.
Pihak pengelola mengimbau pengunjung untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan area pantai selama acara berlangsung demi kenyamanan bersama. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









