Perkara Ganti Gaya Lebih Gotik, Isyana Dituding Gabung Sekte Mata Satu

AKURAT JAKARTA - Nama musisi Isyana Sarasvati mendadak jadi pusat perhatian usai merilis visual promosi album terbaru yang menampilkan simbol "mata satu" .
Pemicu utama kegaduhan ini muncul saat Isyana merilis bab Abadhi yang menjadi bab keempat 'Eklektiko'.
Di mana sebelumnya bab ini dianggap berbeda dari ketiga bab sebelumnya yakni Lunora, Mamiu, dan Cecilia yang menampilkan citra feminin dan anggun.
Dalam bab ini, Isyana justru mengadopsi gaya visual gotik yang kental dengan nuansa gelap hingga dituduh mengikuti aliran satanisme setelah salah satu materi promosi yang menampilkan visual "mata satu" atau all-seeing eye.
Baca Juga: Isyana Sarasvati Dituding Ikut Aliran Mata Satu usai Rilis MV 'Abadhi'
Klarifikasi Isyana dan Sang Suami
Menanggapi asumsi negatif yang berkembang di kalangan pecinta musik Indonesia, Isyana Sarasvati memberikan komentar singkat melalui kutipan lirik lagunya
"Sometimes pure light, sometimes cruel tides, I am passing through" (Terkadang seperti cahaya murni, terkadang seperti gelombang kejam, aku sedang melewatinya).
Sang suami Rayhan Maditra juga ikut berkomentar melalui laman media sosial pribadinya, di mana Rayhan menyampaikan kegelisahannya atas cara publik memaknai sebuah karya:
"Ujian besar bagi seorang musisi ketika karya yang lahir dari kejujuran justru dimaknai dengan cara yang jauh berbeda. Sering kali asumsi datang lebih cepat daripada keinginan untuk memahami. Semoga Tuhan melindungi kita semua dari segala bentuk fitnah di bulan suci ini," tulisnya.
Baca Juga: Tak Hanya Kanker Ginjal, Vidi Aldiano Sempat Lewati Fase Metastasis
Sebelumnya, lagu "Babel" sendiri merupakan bentuk eksplorasi penggabungan musik orkestra dengan elemen rock dan metal.
Isyana mengangkat tema harmoni di tengah perbedaan, merujuk pada filosofi Menara Babel sebagai tempat bersatunya keberagaman bahasa dan suku. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya




