Isyana Sarasvati Dituding Ikut Aliran Mata Satu usai Rilis MV 'Abadhi'

AKURAT JAKARTA – Musisi Isyana Sarasvati menjadi pusat perhatian di media sosial menyusul munculnya spekulasi dari sejumlah warganet terkait konsep visual dalam karya terbarunya.
Penyanyi yang dikenal dengan eksplorasi musik eksperimental ini dituding bersinggungan dengan simbolisme sekte tertentu setelah video musik lagu "Abadhi" menampilkan visual "mata satu" yang kental dihubungkan dengan satanisme.
Isu ini berkembang pesat setelah potongan adegan dari video musik tersebut beredar luas di berbagai platform, khususnya media sosial X.
Baca Juga: Tak Hanya Kanker Ginjal, Vidi Aldiano Sempat Lewati Fase Metastasis
Salah satunya melalui unggahan akun @elenarenoapada pada 4 Maret 2026.
Dalam unggahan yang telah dibagikan ulang ribuan kali tersebut, ia menyatakan keterkejutannya atas transformasi Isyana yang dianggap sangat berbeda dibandingkan awal kariernya.
"Jujur kaget banget dengan perubahan isyana sarasvati, sekarang lagi banyak yang ngebahas ini terus ada spekulasi yang katanya dia join sekte gitu, semoga ga bener ya jujur kangen dengan isyana di era 'tetap dalam jiwa'," tulis akun tersebut dalam unggahan yang memicu ratusan komentar dari pengguna lain.
Respons Isyana dan Dukungan Keluarga
Menanggapi narasi yang berkembang, Isyana memberikan pernyataan melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis (5/3/2026).
Tanpa memberikan klarifikasi eksplisit, ia mengunggah kutipan lirik yang merefleksikan dinamika yang tengah ia hadapi:
"Sometimes pure light, sometimes cruel tides, I am passing through" (Terkadang cahaya murni, terkadang gelombang kejam, aku sedang melewatinya).
Baca Juga: Sebelum Meninggal, Vidi Aldiano Sempat Ungkap Dirinya Tak Takut Mati
Senada dengan Isyana, sang suami, Rayhan Maditra Indrayanto, turut memberikan pembelaan melalui platform Threads.
Rayhan menekankan bahwa situasi ini merupakan ujian bagi seorang seniman ketika karya yang dibuat dengan kejujuran justru disalahartikan oleh publik.
"Sering kali asumsi datang lebih cepat daripada keinginan untuk memahami," tulis Rayhan.
Hingga saat ini, kontroversi tersebut masih menjadi salah satu topik yang paling banyak dicari oleh pengguna internet di mesin pencarian Google. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 6Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya


