Jakarta

Mengenal Standar Air Minum yang Aman agar Tubuh Tetap Sehat

Zainal Abidin | 5 Februari 2026, 12:00 WIB
Mengenal Standar Air Minum yang Aman agar Tubuh Tetap Sehat

AKURAT JAKARTA - Air merupakan kebutuhan paling mendasar bagi kehidupan manusia dan tidak dapat digantikan oleh zat apa pun di dunia ini.

Air minum sangat penting untuk tubuh manusia dimana berfungsi menjaga kerja organ agar tetap optimal.

Setiap orang dianjurkan minum minimal delapan gelas air atau sekitar satu koma lima hingga dua liter setiap harinya.

Baca Juga: Mengapa Garam yang Kita Konsumsi Harus Mengandung Yodium? Ini Alasannya

Kebutuhan cairan yang cukup membantu proses pencernaan, peredaran darah, serta menjaga suhu tubuh tetap stabil.

Namun air yang dikonsumsi harus benar benar bersih dan aman agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan serius.

Air yang layak diminum memiliki beberapa kriteria penting yang bisa dikenali dengan cara sederhana dan mudah.

Baca Juga: Mount Paltry, Gunung Setinggi 7 Sentimeter yang Menghebohkan Dunia

Secara fisik, air minum harus terlihat jernih, tidak berwarna keruh, tidak berbau menyengat, dan memiliki rasa tawar alami.

Air bersih juga idealnya tidak mengandung endapan kotoran serta memiliki suhu sejuk sekitar sepuluh hingga dua puluh lima derajat Celsius.

Selain itu, air yang aman wajib bebas dari paparan langsung sinar matahari yang dapat memicu pertumbuhan kuman.

Baca Juga: Hobi Pelihara Burung? Kenali Risiko Penyakit Paru dan Cara Aman Mencegahnya

Sumber air minum juga harus jauh dari tempat pembuangan sampah, limbah rumah tangga, dan area perkembangbiakan hewan.

Kriteria paling penting dari air minum adalah tidak mengandung bakteri berbahaya seperti Escherichia coli dan Salmonella.

Untuk memastikan keamanan tersebut, air perlu diuji di laboratorium oleh petugas yang memiliki keahlian khusus.

Baca Juga: Mengenal Lempuyang, Rempah Nusantara yang Berpotensi Bantu Atasi Penyakit Tipes

Hasil uji harus menunjukkan bahwa air tidak mengandung bahan kimia beracun atau logam berat seperti timbal dan aluminium.

Air kemasan yang beredar di pasaran umumnya telah melalui proses pengujian ketat dan mendapat izin resmi dari BPOM.

Meski begitu, masyarakat tetap perlu berhati hati dalam menyimpan air agar kualitasnya tidak menurun saat akan diminum.

Baca Juga: Taman Kopi Pekayon, Ruang Terbuka Nyaman di Jakarta Timur

Banyak orang masih memanfaatkan air dari lingkungan sekitar sehingga perlu langkah tepat untuk menjaganya tetap bersih.

Cara paling sederhana adalah merebus air hingga mendidih pada suhu seratus derajat Celsius sebelum dikonsumsi setiap hari.

Metode tersebut efektif membunuh bakteri dan kuman penyebab penyakit yang sering terdapat di dalam air mentah.

Baca Juga: Keajaiban Desa Jono, Wisata Edukasi Garam Unik dari Tengah Daratan

Selain merebus, penggunaan alat penyaring modern dapat membantu menyaring kotoran dan zat berbahaya di dalam air.

Sebagian orang juga menggunakan cairan klorin dengan takaran tertentu untuk mensterilkan air yang dipakai sehari hari.

Menjaga kebersihan sumber air di lingkungan rumah menjadi tanggung jawab bersama seluruh anggota keluarga.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Waktu di House of Tugu, Permata Sejarah Kota Tua Jakarta

Kebiasaan sederhana seperti menutup wadah air dan membersihkan bak penampungan sangat membantu mencegah pencemaran.

Dengan memahami kriteria air layak minum, masyarakat dapat lebih waspada dalam memilih air yang akan dikonsumsi.

Air yang bersih dan aman akan melindungi tubuh dari berbagai penyakit berbahaya yang berasal dari kontaminasi kuman.

Baca Juga: Daun Ungu dan Ambeien, Harapan Sembuh Tanpa Operasi

Karena itu, pastikan selalu air yang diminum memenuhi standar kesehatan demi kualitas hidup yang lebih baik. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.