Mengenal Lempuyang, Rempah Nusantara yang Berpotensi Bantu Atasi Penyakit Tipes

AKURAT JAKARTA - Lempuyang merupakan salah satu tanaman rempah asli Indonesia yang memiliki banyak khasiat penting bagi kesehatan manusia.
Tanaman bernama ilmiah Zingiber zerumbet ini masih satu keluarga dengan jahe dan kerap disebut sebagai shampoo ginger.
Sejak zaman dahulu, masyarakat Nusantara telah memanfaatkan lempuyang sebagai bahan utama ramuan obat tradisional.
Baca Juga: Menelusuri Jejak Waktu di House of Tugu, Permata Sejarah Kota Tua Jakarta
Meski kini tidak banyak dibudidayakan secara besar, keberadaan lempuyang tetap mudah ditemukan di berbagai daerah tropis.
Tanaman ini tumbuh subur pada wilayah dengan curah hujan tinggi dan tanah gembur yang kaya akan unsur hara alami.
Lempuyang dapat tumbuh hingga setinggi satu koma dua meter dengan batang semu yang tersusun dari pelepah daun.
Baca Juga: Keajaiban Desa Jono, Wisata Edukasi Garam Unik dari Tengah Daratan
Daunnya berbentuk memanjang berwarna hijau segar dan memiliki bunga unik menyerupai kerucut nanas berwarna merah.
Bagian yang paling sering dimanfaatkan dari tanaman ini adalah rimpangnya yang berwarna kuning pucat dan berserat.
Rimpang lempuyang mempunyai aroma khas yang cukup tajam dengan rasa cenderung pahit namun menyegarkan.
Baca Juga: Mengapa Garam yang Kita Konsumsi Harus Mengandung Yodium? Ini Alasannya
Selain rimpang, daun lempuyang juga sering dipakai sebagai pembungkus makanan tradisional di sejumlah daerah.
Bunga lempuyang kerap dimanfaatkan dalam pembuatan produk kosmetik alami karena mengandung senyawa bermanfaat.
Penelitian modern membuktikan bahwa lempuyang kaya akan zat aktif bernama zerumbone yang bersifat antiinflamasi.
Baca Juga: Mount Paltry, Gunung Setinggi 7 Sentimeter yang Menghebohkan Dunia
Senyawa tersebut diketahui mampu membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan daya tahan tubuh manusia.
Ekstrak rimpang lempuyang juga mempunyai kemampuan sebagai antimikroba terhadap berbagai jenis bakteri patogen.
Beberapa penelitian menemukan bahwa lempuyang dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab penyakit tifus atau tipes.
Baca Juga: Hobi Pelihara Burung? Kenali Risiko Penyakit Paru dan Cara Aman Mencegahnya
Bakteri tersebut dikenal dengan nama Salmonella typhi yang sering menyerang sistem pencernaan manusia.
Meski demikian, para ahli masih terus melakukan penelitian lanjutan untuk memastikan efektivitasnya secara ilmiah.
Dengan potensi besar yang dimiliki, lempuyang layak kembali dilestarikan sebagai kekayaan rempah berharga Indonesia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya

