Menkes Minta Warga Tak Panik Hadapi 'Superflu' H3N2

AKURAT JAKARTA – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memberikan pernyataan penenang terkait munculnya isu varian influenza A (H3N2) subclade K atau yang kerap dijuluki sebagai superflu.
Menkes memastikan bahwa virus ini bukanlah ancaman baru yang mematikan layaknya pandemi COVID-19 atau Tuberkulosis (TBC).
"Jadi tidak perlu khawatir ini mematikan seperti COVID-19. Tidak. Ini adalah flu biasa, Influenza H3N2," tegas Budi saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (2/1).
Menurut Menkes, H3N2 merupakan varian flu yang sudah lama ada dan bersifat berulang.
Di negara-negara dengan empat musim, grafik kasus virus ini biasanya melonjak saat musim dingin tiba.
Namun, untuk wilayah tropis seperti Indonesia, kenaikan kasus cenderung tidak signifikan.
Budi juga menjelaskan bahwa di luar negeri, masyarakat rutin menerima vaksin influenza setiap tahun sebagai langkah pencegahan.
Meski di Indonesia risiko keparahan tergolong rendah, Menkes tetap mengimbau masyarakat untuk memperkuat benteng pertahanan tubuh melalui pola hidup sehat.
"Jika sistem imun kita bagus, tubuh kita bisa mengatasinya sendiri. Karunia Tuhan ini luar biasa, sudah ada 'tentara' alami yang melawan virus-virus itu," tambahnya.
Senada dengan Menkes, Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Widyawati memastikan bahwa vaksin flu yang tersedia saat ini masih sangat efektif untuk menekan risiko sakit berat hingga kematian akibat subklade K.
Adapun berdasarkan penilaian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), subklade K tidak menunjukkan indikasi gejala yang lebih parah dibandingkan varian influenza lainnya.
Gejala klinis yang muncul tetap serupa dengan flu musiman, meliputi:
- Demam tinggi
- Batuk dan pilek
- Sakit kepala
- Nyeri tenggorokan
Hingga penghujung Desember 2025, Kemenkes mencatat total terdapat 62 kasus yang tersebar di delapan provinsi.
Sebaran kasus terbanyak dilaporkan berada di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 3Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 4Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 5Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya




