Benarkah “Man Flu” Itu Nyata? Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Pria yang Terlihat Lebih Parah Saat Sakit

AKURAT JAKARTA - Banyak orang mengira pria cenderung bersikap berlebihan saat mengalami flu, pilek, atau demam ringan.
Fenomena ini populer disebut “man flu,” istilah yang menggambarkan anggapan bahwa pria tampak lebih tidak berdaya dibandingkan perempuan ketika sakit.
Sebagian orang menilai perilaku tersebut hanyalah cara pria mencari perhatian atau berharap lebih banyak bantuan dari orang sekitar.
Baca Juga: Hari Ibu Makin Spesial dengan 10 Ide Hadiah Sederhana tapi Bermakna
Namun, ada pula yang percaya bahwa pria memang lebih rentan terhadap penyakit ringan.
Pandangan terhadap istilah man flu pun beragam.
Ada yang menganggapnya sebagai humor ringan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi tidak sedikit pula yang menilai istilah ini bersifat merendahkan.
Baca Juga: Rumah Lembab Jadi Sarang Black Mold atau Jamur Hitam, Ini yang Perlu Kamu Ketahui
Sebagian lainnya melihat man flu sebagai gambaran perbedaan biologis dan kebiasaan sosial antara pria dan perempuan dalam merespons penyakit.
Hingga kini, belum ada kesimpulan tunggal mengenai benar atau tidaknya man flu.
Beberapa penelitian justru menunjukkan bahwa pria mungkin benar-benar mengalami gejala flu dan pilek yang lebih berat.
Baca Juga: Dongeng Anak: Kancil dan Si Merak Sombong
Dilansir dari Health Cleveland Clinic, dijelaskan bahwa terdapat perbedaan imunitas berbasis hormon antara laki-laki dan perempuan.
Perbedaan respons imun ini dapat menjadi salah satu alasan mengapa pria merasakan gejala yang lebih intens.
Perempuan umumnya lebih efisien dalam menghasilkan antibodi, sehingga respons mereka terhadap vaksin dan infeksi cenderung lebih baik.
Baca Juga: Naik KRL Saat Libur Nataru Tetap Nyaman dengan Mengikuti Tips Berikut Ini
Beberapa komponen sistem kekebalan tubuh perempuan juga bekerja lebih kuat.
Salah satu penyebabnya adalah perempuan memiliki dua kromosom X, sementara pria hanya satu.
Kromosom X membawa banyak gen yang berperan dalam fungsi imun, sehingga perempuan memiliki “cadangan” gen imun tambahan.
Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, 5 Teh Ini Diyakini Bisa Mengendalikan Mood
Selain itu, hormon estrogen juga diketahui memperkuat respons imun, meskipun efeknya dapat berubah seiring usia dan fase kehidupan.
Di sisi lain, pria tercatat memiliki risiko kematian lebih tinggi akibat beberapa penyakit infeksi, seperti COVID-19.
Namun, untuk penyakit seperti flu, hasil penelitian menunjukkan data yang bervariasi.
Baca Juga: Ternyata Sehat Belum Tentu Tepat, Ini Daftar Buah yang Bisa Mengganggu Tidur Malammu
Perbedaan tingkat kejadian dan kematian antara pria dan perempuan dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari negara, jenis virus, hingga karakteristik wabah.
Faktor perilaku juga berperan besar.
Perempuan cenderung lebih konsisten melakukan tindakan pencegahan seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menghindari kerumunan.
Mereka juga lebih cepat mencari bantuan medis ketika merasa sakit.
Hal-hal inilah yang turut memengaruhi persepsi bahwa pria tampak lebih “parah” saat sakit, meskipun penyebabnya tidak selalu sesederhana itu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






