Jakarta

Menkeu Purbaya Optimistis, Ekonomi Indonesia Melesat di Atas 5,5% pada Kuartal IV 2025

Titania Isnaenin | 3 November 2025, 22:39 WIB
Menkeu Purbaya Optimistis, Ekonomi Indonesia Melesat di Atas 5,5% pada Kuartal IV 2025

 

AKURAT JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan pernyataan optimistis mengenai prospek ekonomi nasional.

Ia yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mampu menembus level di atas 5,5 persen pada kuartal IV tahun 2025.

Purbaya bahkan menyebut target ini sebagai "pertaruhan" pribadinya.

"Pertaruhan saya, triwulan keempat (2025) kita harapkan pertumbuhan ekonominya bisa di atas 5,5 persen," kata Purbaya dalam Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Kantor Bank Indonesia (BI), Jakarta Pusat, pada Senin (3/11).

Baca Juga: Menkeu Purbaya Sebut Gaya Komunikasi Koboi Selama Ini Atas Arahan Presiden

Adapun keyakinan Menkeu tersebut bukan tanpa dasar.

Ia menegaskan bahwa salah satu penopang utama pertumbuhan yang kuat menjelang akhir tahun ini adalah strategi intervensi pemerintah.

Strategi tersebut mencakup penempatan uang pemerintah senilai Rp200 triliun di bank-bank BUMN.

Penempatan kas pemerintah ini diklaim sebagai bagian dari cash management yang berhasil meningkatkan likuiditas perekonomian.

Baca Juga: Target Melesat 8 Persen! Menkeu Purbaya Turun Tangan, Pastikan Setiap Rupiah APBN 'Bekerja Keras' untuk Rakyat

"Penempatan kas pemerintah Rp200 triliun sebagai cash management turut meningkatkan likuiditas perekonomian, tercermin dari pertumbuhan uang primer sebesar 13,2 persen year on year," jelas Purbaya.

Selain itu, Menkeu juga menyoroti potensi dampak positif dari berbagai stimulus fiskal, termasuk penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan total anggaran mencapai Rp30 triliun, yang diharapkan dapat menggenjot konsumsi masyarakat.

Hal ini tercermin dari indikator uang beredar dalam arti luas (M2) yang tumbuh mencapai 8 persen year on year pada September 2025, angka yang lebih tinggi dibandingkan 6,5 persen year on year pada Juni 2025.

Dalam rapat KSSK terbaru yang digelar 31 Oktober 2025, para anggota yang terdiri dari Kementerian Keuangan, BI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sepakat untuk terus memperkuat sinergi kebijakan.

Sambil berkelakar, Purbaya menambahkan bahwa target pertumbuhan di atas 5,5 persen memiliki arti personal yang penting.

"Harusnya sih kita bisa di atas 5,5 persen. Untuk saya penting, karena kalau di atas 5,5 persen, Presiden (Prabowo Subianto) mau kasih saya hadiah. Gak tau hadiahnya apa, paling dikasih selamat," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.