Jakarta

Termasuk Nasi, Inilah Tiga Makanan yang Tak Disangka Paling Sering Sebabkan Keracunan

Zainal Abidin | 10 Oktober 2025, 20:25 WIB
Termasuk Nasi, Inilah Tiga Makanan yang Tak Disangka Paling Sering Sebabkan Keracunan

AKURAT JAKARTA - Keracunan makanan sering kali terjadi tanpa kamu sadari, bahkan dari makanan yang tampak aman.

Menurut Cleveland Clinic, gejala keracunan makanan bisa berupa mual, diare, muntah, sakit kepala, dan demam.

Meski terlihat ringan, gejala ini adalah reaksi tubuh untuk mengeluarkan racun dari sistem pencernaan dan biasanya berlangsung satu hingga dua hari.

Baca Juga: Menikmati Wajah Lain Yogyakarta, Inilah 3 Destinasi Wisata Kota yang Penuh Pesona

Penyebabnya bisa datang dari cara pengolahan, penyimpanan, hingga kebersihan alat masak yang kurang terjaga.

Berdasarkan laporan Healthline, ada tiga jenis makanan yang paling sering dikaitkan dengan kasus keracunan makanan.

1. Daging unggas

Baca Juga: Sparkling Nganjuk Carnival 2025: Karnaval Megah Hadir dengan Lima Defile dan Pameran Ekonomi Kreatif, Catat Tanggalnya!

Ayam, bebek, atau kalkun mentah maupun setengah matang berisiko tinggi terkontaminasi bakteri Salmonella dan Campylobacter.

Kontaminasi ini bisa terjadi saat pemotongan atau penyimpanan.

Solusinya, pastikan kamu memasak daging hingga benar-benar matang dan hindari mencuci daging mentah agar tidak menimbulkan kontaminasi silang di dapur.

Baca Juga: Parade Selera Rasa 2025: Pesta Kulineran Terbesar di Solo Dimulai Hari Ini, Tersedia 15.000 Porsi Makanan Gratis

2. Kecambah

Kecambah seperti tauge dan kedelai tumbuh di tempat lembap dan hangat—kondisi ideal bagi E. coli dan Listeria untuk berkembang biak.

Karena itu, sebaiknya kamu tidak mengonsumsi kecambah mentah dan selalu memasaknya terlebih dahulu untuk memastikan keamanannya.

Baca Juga: Tiket Hanya Rp 50 Ribu, Comic Paradise 5 di Yogyakarta Hadirkan 350 Booth Kreator dan Beragam Hiburan Interaktif, Cek Tanggalnya!

3. Nasi

Banyak yang tidak tahu bahwa nasi juga bisa menjadi sumber keracunan makanan.

Nasi mentah mengandung spora Bacillus cereus yang dapat bertahan setelah dimasak.

Baca Juga: Gadget dan Kursi Nyaman, Kombinasi Klop yang Bisa Bikin Tulang Gen Z Terancam Skoliosis

Jika nasi matang dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang, bakteri bisa berkembang cepat.

Simpan nasi di kulkas segera setelah dingin dan panaskan hingga mengepul sebelum dimakan kembali.

Dengan menjaga kebersihan dapur dan mengolah makanan dengan benar, kamu bisa mencegah keracunan makanan yang bisa mengganggu kesehatan.

Baca Juga: Tur Batas Kota Sport Festival Kembali Digelar di Tangsel, Ajak Peserta Jelajahi Tiga Kategori Rute

Ingat, kebersihan bukan hanya soal rasa, tapi juga soal keamanan tubuhmu. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.