Simak, Berikut Cara Minimalkan Risiko Kanker Payudara dengan Tiga Olahraga Ini

AKURAT JAKARTA - Aktivitas fisik dan olahraga setiap hari diyakini dapat membantu menekan pertumbuhan sel kanker, khususnya pada wanita. Para ahli menyarankan untuk berolahraga minimal 150 menit per minggu.
Dilansir dari laman Breast Cancer Organization, meskipun hubungan antara olahraga dan penurunan risiko kanker payudara belum sepenuhnya dipahami, para ahli menduga olahraga mampu mengatur kadar insulin dan estrogen.
Kedua hormon ini diketahui berperan dalam pertumbuhan sel kanker payudara. Selain itu, menjaga berat badan ideal juga sangat penting untuk menjaga kekebalan tubuh.
Baca Juga: Kasus Pembunuhan, Polisi Tangkap Empat Penculik Kepala Cabang Bank BUMN
Berdasarkan rekomendasi dari layanan radiologi diagnostik dan pencitraan medis di New Jersey, Amerika Serikat, berikut adalah tiga jenis olahraga yang direkomendasikan untuk menjaga kesehatan payudara:
1. Olahraga Kardiovaskular
Olahraga kardio membantu meningkatkan detak jantung dan memperkuat sistem peredaran darah.
Contoh olahraga ini termasuk lari, berenang, bersepeda, dan menari. Selain menurunkan risiko kanker payudara, olahraga kardio juga baik untuk kesehatan jantung dan paru-paru, serta kesehatan mental.
Baca Juga: Simpel, Golkar DKI Beberkan Kunci Jakarta Cepat Menjadi Kota Global
2. Olahraga Kekuatan Otot
Latihan ini berfokus pada peningkatan kekuatan dan massa otot. Beberapa contohnya adalah angkat beban, push-up, dan sit-up.
Olahraga kekuatan otot tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan payudara, tetapi juga dapat meningkatkan metabolisme, mengurangi lemak tubuh, serta memperbaiki postur dan keseimbangan.
3. Olahraga Kelenturan Tubuh
Olahraga ini bertujuan meningkatkan fleksibilitas otot dan ruang gerak sendi. Jenis olahraga ini cenderung ringan dan mudah dilakukan, seperti yoga dan pilates.
Manfaatnya beragam, mulai dari mengurangi risiko cedera, melancarkan sirkulasi darah ke otot, memperbaiki postur tubuh, hingga menjaga kesehatan payudara.
Selain berolahraga, pencegahan kanker payudara juga harus didukung dengan konsumsi makanan sehat. Makanan tinggi serat, rendah lemak, dan kaya antioksidan dapat membantu menyeimbangkan hormon, memperkuat sistem imun, dan melawan peradangan yang menjadi pemicu pertumbuhan sel kanker. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 6Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





