Jakarta

Waspadai! Ini 7 Ciri Anak Mulai Menjadi Pelaku Bullying Tanpa Kamu Sadari

Zainal Abidin | 3 Agustus 2025, 21:00 WIB
Waspadai! Ini 7 Ciri Anak Mulai Menjadi Pelaku Bullying Tanpa Kamu Sadari

AKURAT JAKARTA - Di balik wajah manis anak di rumah, bisa jadi tersimpan potensi perilaku bullying yang tidak kamu sadari.

Perilaku ini bisa berkembang pelan-pelan, dimulai dari dinamika kekuasaan hingga kecenderungan merendahkan orang lain.

Dilansir dari laman Parents, berikut ini adalah beberapa tanda anak yang berpotensi menjadi pelaku bullying di sekolah:

Baca Juga: Ada 2 Jutaan Warga yang Belum Menikah, Tren Ini Justru Dinilai Positif oleh Kepala Dinas PPAPP Jakarta

1. Suka mengendalikan orang lain

Anak yang selalu ingin mengatur aturan main, memaksakan kehendak, atau menentukan keputusan dalam kelompok bisa jadi sedang melatih dinamika kekuasaan.

Menurut Tori Broems, PhD, ini merupakan gejala awal bullying yang harus kamu perhatikan.

Baca Juga: Jakarta–Bali Kian Dekat, Garuda Indonesia Kini Buka Penerbangan Langsung dari Halim Perdanakusuma

2. Membuat lelucon yang menyakiti

Ejekan dan "roasting" yang dibungkus candaan ternyata bisa melukai dan merendahkan teman.

Biasanya, pelaku akan berkata, “Aku cuma bercanda,” sebagai cara untuk menghindar dari tanggung jawab.

Baca Juga: Panduan Lengkap 20 Destinasi Wisata Uluwatu Terpopuler di 2025

3. Merasa dirinya paling benar

Komentar seperti “Dia aneh” atau “Enggak ada yang suka dia” menunjukkan adanya rasa superioritas yang sering muncul dari lingkungan sosial yang tidak sehat.

4. Bersikap tertutup dan menyembunyikan sesuatu

Anak yang aktif dalam grup yang eksklusif dan suka menyimpan rahasia, atau cepat menghapus pesan, bisa jadi sedang menutupi perilaku negatifnya terhadap teman-teman.

Baca Juga: Spesial HUT RI, Nikmati Transportasi Publik Jakarta Cuma Rp80 Selama Seharian!

5. Enggan mengakui kesalahan

Jika anakmu sering menyalahkan orang lain atau membenarkan tindakan buruknya dengan alasan seperti “Dia duluan,” ini bisa mengindikasikan minimnya rasa tanggung jawab.

6. Kurang empati

Menertawakan teman yang kesakitan atau mengucilkan anak lain adalah tanda kurang empati yang perlu kamu waspadai.

Baca Juga: Jangan Lupa! Konser Gratis The Changcuters dan Kotak Band di Kiara Artha Park Bandung, Hari Ini Terakhir Come See Mie Fest 2025, Simak Rundown Acara

Bahkan kekejaman terhadap hewan bisa menjadi tanda masalah lebih serius.

7. Mendapat laporan negatif dari sekolah

Guru atau kepala sekolah yang sering memanggil karena sikap kasar, ejekan, atau konflik sosial adalah alarm bagi kamu sebagai orang tua untuk lebih memperhatikan keseharian anak di luar rumah.

Baca Juga: Jangan Anggap Remeh, 6 Kebiasaan Ini Bisa Merusak Paru-parumu

Sebagai orang tua, penting bagimu untuk tidak hanya menilai anak dari sikapnya di rumah.

Dengarkan laporan dari sekolah, amati lingkaran pertemanannya, dan ajak anak berdialog dari hati ke hati.

Bullying bukan hanya menyakiti orang lain, tapi juga mencerminkan adanya masalah emosional yang perlu segera ditangani. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.