Perkembangan Kasus P Diddy Dipimpin Hakim Baru, Sidang Akan Dilanjutkan pada Mei 2025 Mendatang, Terancam Bui Seumur Hidup?

AKURAT JAKARTA - Perkembangan kasus rapper ternama Sean Diddy Combs atau P Diddy atas tuduhan perdagangan seks dan pemerasan menemui babak baru.
Dalam sidang kasus P Diddy ini dipimpin hakim baru, yakni Arun Subramanian yang mana pernah menjadi pengacara perdata di firma hukum Susman Godfrey dan pernah menjadi panitera Hakim Agung Ruth Bader Ginsburg.
Belum diketahui secara pasti alasan pergantian hakim atas kasus P Diddy tersebut.
Baca Juga: Pengacara P Diddy Ajukan Banding Untuk Pembebasan Praperadilan, Usai Sebut Kliennya Hanya Dijebak
Hakim pada persidangan yang digelar pada Kamis (10/10) itu telah memutuskan bahwa sidang P Diddy akan digelar pada 5 Mei 2025 mendatang di Manhattan.
Dalam persidangan tersebut Diddy juga menyampaikan perasaan cintanya kepada keluarga yang hadir.
Diddy menghadapi tuntutan pidana di pengadilan federal dengan tuntutan dari puluhan orang atas kekerasan dan esploitasi.
Dalam pidana federal, tuduhan yang dilayangkan kepada Diddy meliputi penculikan, pemberian obat bius, dan memaksa perempuan melakukan aktivitas seksual hingga menggunakan senjata api atau mengancam korbannya.
Sebelumnya dalam penggerebekkan yang dilakukan di rumah mewah P Diddy di Los Angeles telah ditemukan barang-barang yang digunakan dalam pesta seks "freak off", termasuk narkoba dan lebih dari 1.000 botol baby oil.
Pengacara Texas, Tony Buzbee yang menangani kasus-kasus tersebut, mengatakan bahwa lebih dari 100 perempuan dan pria dari seluruh AS mengajukan gugatan hukum kepada P Diddy.
Korban mengklaim bahwa kekeasan dan pelecehan seksual yang dilakukaan Diddy saat usia mereka masih di bawah umur bahkan ada yang masih berusia 9 tahun.
Mengingat kasus ini sebagai kasus federal di AS maka persidangan bersifat terbuka untuk umum, kecuali dalam keadaan langka ketika persidangan mencakup informasi sensitif yang berkaitan dengan keamanan nasional.
Namun demikian sebagian besar pengadilan federal tidak mengizinkan kamera atau perangkat elektronik di ruang sidang sehingga sidang P Diddy juga tidak disiarkan secara langsung.
Seniman sketsa biasanya akan menghadiri sidang ini untuk menggambar momen dari pengadilan untuk media dan publik.
Baca Juga: P Diddy Hadapi 120 Tuduhan Baru Terkait Pelecehan Seksual, 25 Diantaranya Anak-anak
Diddy terancam hukuman penjara seumur hidup jika terbukti bersalah atas tuduhan pemerasan dan hukuman minimal 15 tahun penjara atas tuduhan perdagangan seks.
Hingga kini belum jelas apakah Diddy akan menghadapi tuntutan pidana lebih lanjut.
Namun, jaksa penuntut menegaskab bahwa penyelidikan masih berlangsung dan para korban bisa menghubungi pihak berwenang.
Menghadapi berbagai tuntutan, Marc Agnifilo, pengacara P Diddy mengatakan jika kliennya dalam kondisi baik-baik saja.
"Kondisi pikirannya sebenarnya sangat positif. Saya menghabiskan beberapa jam bersamanya setiap hari. Tekadnya kuat. Dia fokus pada pembelaannya... dia menerima kenyataan bahwa di sinilah dia sekarang," kata Marc Agnifilo seperti dikutip Independent.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 3Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya




