Sejarah Tari Lenggang Payung Asli Betawi yang Punya Makna di Setiap Gerakannya

AKURAT JAKARTA – Setiap suku dan daerah pasti memiliki tari khas yang berbeda-beda. Misalnya di Jawa Barat ada tari jaipong dan di Bali ada tari pendet.
Jakarta, khususnya Betawi, juga memiliki beragam tari daerah. Seperti tari topeng Betawi, tari ronggeng blantek, tari cokek, dan tari lenggang payung.
Tari lenggang payung mungkin tidak sepopuler tari lenggang nyai, tapi kedua tari itu sama-sama berasal dari Betawi.
Baca Juga: Hadirkan Warna Khas Jawa dan Musik Ambyar, DMD Panggung Rezeki Siap Wujudkan Mimpi Dalam Satu Malam
Seperti tarian pada umumnya, ada cerita dan makna di setiap gerakan cantik nan indah dalam tari lenggang payung.
Dilansir dari laman Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, tarian ini merupakan hasil garapan atau gabungan dari tari cokek dan topeng.
Tari lenggang payung ini menceritakan kehidupan anak muda, tepatnya anak muda yang sedang kasmaran atau jatuh cinta.
Baca Juga: Resep Lumpia Mie, Bisa Jadi Ide Jualan Jajanan Viral 2024: Modal Sedikit Cuan Melimpah
Dikisahkan, suatu hari ada seorang gadis yang sedang berjalan. Tibalah seorang laki-laki, kemudian mengikuti gadis tersebut dari belakang dengan mengintip-intip.
Dengan lakon yang lucu, laki-laki tersebut mencoba menggodai gadis tersebut. Laki-laki tersebut jatuh hati pada gadis itu.
Dalam tari lenggang payung juga ditampilkan gerakan silat khas betawi, yang diperagakan oleh laki-laki tersebut.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari ini 13 Juli 2024 Capricorn, Aquarius, Pisces, dan Aries
Melihat ketangguhan laki-laki itu dalam memperagakan jurus silat, si gadis pun jatuh hati pada laki-laki itu. Akhirnya, mereka berdua menjadi pasangan yang bahagia.
Nah, di atas sekilas cerita dan makna di setiap gerakan serta pertunjukkan tari lenggang payung yang berasal dari Betawi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







