Kerap Diandalkan untuk Kecantikan dan Perawatan Kulit, Air Beras Ternyata Berbahaya?

AKURAT JAKARTA - Air beras sampai saat ini masih dipercaya baik untuk kecantikan dan kesehatan kulit. Namun siapa sangka, ternyata air beras malah berbahaya untuk orang dengan kondisi tertentu.
Meski skincare dan klinik kecantikan kini mudah ditemukan di mana-mana, air beras masih dimanfaatkan untuk perawatan kulit dengan bahan alami.
Dilansir dari Healthline, air beras atau air cucian beras memang terbukti bermanfaat untuk memperlambat penuaan dan mengurangi iritasi kulit.
Memperlambat Penuaan
Dalam sebuah studi tahun 2018, terbukti air beras mengandung enzim yang membantu memperlambat penuaan seperti aktivitas elastase. Aktivitas tersebut diketahui mengurangi pembentukan kerutan dan garis pada kulit.
Baca Juga: 8 Manfaat Arang untuk Kesehatan Kulit dan Kecantikan: Tidak Hanya Sebagai Alat Bantu Bakar-bakar
Tak hanya itu, di studi penelitian lainnya air beras memiliki kandungan inositol. Kelembaban inositol diuji ke beberapa wanita dengan usia yang berbeda selama satu minggu.
Penelitian tersebut membuktikan bahwa inositol mengurangi kerutan sebanyak 12,4% meningkatkan elastisitas sebanyak 17%.
Mengurangi Iritasi
Di sisi lain, peneliti pernah menguji efek mandi dengan air yang mengandung tepung beras. Penelitian itu dilakukan pada dua kelompok, yakni pada orang yang menderita eksim atopik dan pada orang yang memiliki iritasi oleh Sodium Lauryl Sulphate (SLS).
Penelitian tersebut dilakukan pada seseorang yang mandi dengan campuran tepung beras selama 15 menit dua kali sehari.
Hasilnya, terjadi peningkatan penyembuhan sebanyak 20% pada orang yang mengalami iritasi dengan SLS. Berbeda dengan orang penderita eksim atopik yang cenderung lebih lamban untuk proses penyembuhan.
Baca Juga: 8 Manfaat Buah Delima yang Jarang Orang Tahu: Mulai dari Kulit, Jantung Hingga Otak
Meski air beras terbilang cukup baik untuk kondisi kulit tertentu, air beras belum terbukti efektif untuk menyembuhkan eksim.
Alih-alih menggunakan air beras, penderita eksim lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Sementara untuk keamanannya, orang dengan alergi beras dianjurkan untuk tidak menggunakan air beras sebagai perawatan kulit. Bukan tanpa sebab, namun air beras bukanlah pengganti perawatan medis. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






