Jakarta

Cara Aman Makan Daging Kambing agar Tidak Pusing, Ini 7 Tips Agar Kepala Tidak Kliyengan Setelah Idul Adha!

M Rahman Akurat | 28 Mei 2026, 07:07 WIB
Cara Aman Makan Daging Kambing agar Tidak Pusing, Ini 7 Tips Agar Kepala Tidak Kliyengan Setelah Idul Adha!
Ilustrasi - Daging kambing

AKURAT JAKARTA – Momen pasca Idul Adha menyisakan stok daging kurban yang melimpah di rumah. Salah satu hewan kurban favorit masyarakat Indonesia adalah kambing atau domba.

Sayangnya, banyak orang khawatir mengalami lonjakan darah tinggi atau pusing setelah mengonsumsinya.

Daging kambing sebenarnya merupakan sumber protein hewani yang kaya gizi. Efek samping seperti pusing atau mual biasanya muncul akibat kesalahan visual pengolahan, porsi berlebih, atau kondisi tubuh.

Baca Juga: Cara Mengolah Daging Kerbau Agar Empuk dan Tidak Bau Prengus, Ini Tips Ampuh Pakai Bahan Alami dari Profesor IPB

Berikut adalah 7 cara aman mengonsumsi daging kambing agar tidak cepat pusing:

1. Batasi Porsi, Hindari Konsumsi Berlebihan

Makan daging kambing berlebihan membuat sistem pencernaan bekerja ekstra keras. Hal ini memicu aliran darah terpusat ke lambung dan menyebabkan pusing. Batasi porsi ideal sekitar 100–150 gram per sajian.

2. Imbangi dengan Sayuran Segar

Kombinasikan olahan daging dengan sayuran hijau seperti bayam, brokoli, atau selada. Serat tinggi pada sayur membantu memperlancar pencernaan.

Nutrisi sayuran juga efektif menetralkan efek lemak jenuh dari daging.

3. Jaga Hidrasi dengan Air Putih

Daging kambing tinggi protein dapat memicu dehidrasi jika tidak diimbangi cairan. Dehidrasi inilah yang sering memicu sakit kepala.

Pastikan Anda minum air putih yang cukup sebelum dan sesudah makan daging kambing.

Baca Juga: Diserahkan Oleh Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 1,08 Ton Dipotong di Masjid Agung Al-Amjad

4. Jangan Makan Saat Stres

Kondisi stres mengganggu kinerja sistem pencernaan Anda. Mengonsumsi daging tinggi lemak saat stres lambung akan memicu mual dan pusing. Pastikan Anda makan dalam kondisi rileks.

Stres bisa memengaruhi pencernaan serta memberikan efek samping ketika mongonsumsi makanan tertentu.

Selain itu, kurangi makan olahan kambing yang mengandung banyak garam, santan dan kecap. Karena, bahan-bahan tersebut bisa meningkatkan risiko hipertensi dan kolesterol tubuh.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.