Nomor 3 Tak Disangka! 5 Makanan Tradisional Khas Indonesia ini Masuk 100 Besar Terbaik di Dunia Versi Taste Atlas Edisi Desember 2024

AKURAT JAKARTA - Taste Atlas kembali merilis 100 makanan tradisional terbaik di dunia atau 100 Best Dishes in the World pada Minggu, 15 Desember 2024.
Dalam daftar TasteAtlas Awards 2024/2025, ada 5 makanan tradisional yang berasal dari Indonesia. Dari rawon hingga rendang.
Namun yang tidak disangka-sangka adalah nomor 3. Makanan ini sangat familiar di Indonesia. Hampir di semua daerah di Indonesia tersedia makanan ini.
Baca Juga: Prediksi Skor Borussia Dortmund vs Hoffenheim di Bundesliga: Duel Penting di Signal Iduna Park
Cara buatnya pun gampang. Sehingga makanan ini dapat ditemukan di dapur sendiri, warung gerobak, restoran hingga hotel bintang lima.
Orang Indonesia pun patut berbangga, karena kekayaan kuliner tradisional Indonesia diakui di kancah internasional.
Taste Atlas sendiri merupakan situs traveler dan kuliner yang kerap mengeluarkan daftar-daftar makanan terbaik berdasarkan penilaian penggunanya.
Mereka yang memberikan penilaian terhadap TasteAtlas Awards ini adalah para profesional gastronomi, hingga kritikus makanan.
Penilaiannya didasarkan pada 367.857 rating valid untuk 11.258 hidangan tradisional yang ada di database mereka.
Dari Indonesia, terdapat 5 makanan tradisional yang berhasil masuk 100 besar dunia.
Baca Juga: Banyak Penerima KJP dan KJMU Dicabut Sepihak, DPRD Jakarta Komisi E Minta Disdik Evaluasi
Berikut daftarnya dan peringkatnya di tingkat dunia:
1. Rawon
Rawon menduduki posisi 8 di dunia, dengan rating 4,62. Taste Atlas mendeskripsikan rawon sebagai sup daging asal Indonesia.
Rawon berasal dari Jawa Timur, menggunakan daging sapi yang dimasak perlahan sampai empuk. Untuk bumbu utamanya merupakan keluak.
Rawon kini banyak ditemukan di restoran-restoran Indonesia di berbagai daerah. Tak hanya dalam negeri, tapi sudah merambah hingga mancanegara.
Beberapa yang ikonik menurut Taste Atlas adalah Warung Bu Kris di Jakarta Selatan, Rawon Setan di Surabaya, dan Rumah Makan Rawon Nguling di Malang.
2. Pempek
Makanan khas Palembang, Sumatera Selatan, ini ada di posisi 23 dunia. Pempek memiliki rating 4,54 poin.
Taste Atlas mengungkap tempat ikonik menikmati pempek ada di Pempek 123 di Bandar Lampung, Pempek Saga Sudi Mampir di Palembang, dan Pempek Vico di Palembang.
Pempek tergolong jajanan kaki lima populer di Palembang. Dibuat dari daging ikan yang dihaluskan dan tepung tapioka.
Adonan ini lalu digoreng dan disirami kuah cuko (cuka). Biasanya didampingi irisan mentimun dan mie kuning.
3. Nasi Goreng Ayam
Siapa sangka nasi goreng ayam termasuk makanan tradisional paling enak di dunia. Nasi goreng ayam menempati posisi 33, dan mendapat rating 4,52 poin.
Kepopuleran nasi goreng asal Indonesia memang tidak perlu diragukan lagi. Bahkan hidangan ini kerap jadi favorit di mancanegara.
Taste Atlas mengungkap nasi goreng ayam juga populer di Singapura, Brunei, dan Malaysia. Racikan umumnya memakai paha ayam, lada, bawang merah, kecap asin, kecap ikan, bawang putih, kecap manis, hingga cabai.
4. Gulai
Di posisi 44 dunia ada gulai. Taste Atlas mendeskripsikan gulai sebagai 'stew' khas Indonesia. Hidangan ini mendapat rating 4,51 poin.
Gulai bisa dinikmati di berbagai tempat, termasuk di Melting Wok Warung yang ada di Ubud, Bambu Bali Restaurant di Nusa Dua, dan Rumah Makan Medan Baru di Jakarta Pusat.
Gulai bisa dibuat dari berbagai bahan, termasuk jeroan, seafood, dan sayuran. Kuncinya ada penggunaan santan dan rempah yang dimasak hingga teksturnya mengental.
5. Rendang
Rendang kerap jadi primadona kuliner tradisional Indonesia juga masuk daftar 100 Makanan Terbaik Dunia. Namun saat ini, rendang menduduki posisi 67 dunia, dengan rating 4,47 poin.
Rendang aslinya dari Sumatera Barat, diperkenalkan oleh masyarakat suku Minangkabau. Rendang terkenal dengan rasanya yang kaya rempah dan proses masaknya yang lama.
Kata 'rendang' sendiri berasal dari proses 'marandang' yaitu 'menihilkan air' yang bisa memakan waktu berjam-jam. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







