Ketika Dua Cagub Jalur Independen Gugur di Pilkada DKI Jakarta Tahun 2012

AKURAT JAKARTA - Pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2012, terdapat dua pasangan jalur independen yang gugur.
Kala itu, terdapat 6 pasangan cagub dan cawagub di Pilkada DKI Jakarta tahun 2012 yang mana dua di antaranya maju sebagai independen.
Kedua pasangan independen tersebut hanya menduduki posisi ke-4 dari total 6 pasangan yang bertarung di Pilkada DKI Jakarta tahun 2012.
Kini, di Pilkada DKI Jakarta tahun 2024 mencuat lagi calon pasangan independen yang bakal maju.
Terdapat beberapa nama yang muncul dan dirumorkan maju via jalur independen.
Nama-nama tersebut adalah Dharma Pongrekun, Noer Fajrieansyah, dan Sudirman Said.
Akan tetapi, hingga penutupan pendaftaran jalur independen, hanya Dharma Pongrekun yang menyerahkan syarat dukungan.
Kisah Cagub Independen di Pilkada DKI Jakarta 2012
Dalam Pilkada DKI Jakarta tahun 2012, terdapat enam pasangan yang dua di antaranya maju di jalur independen.
Baca Juga: Baru Satu yang Daftar, Padahal Penutupan Cagub Independen Pilkada DKI Jakarta 2024 Ditutup Hari Ini
Adapun enam pasangan tersebut adalah:
1. Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Demokrat, PAN, Hanura, PKB, PBB, PKNU, dan PMB)
2. Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria (Independen)
3. Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (PDIP dan Gerindra)
4. Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini (PKS)
Baca Juga: Ada 4 Nama Konsultasi Maju Cagub di Pilkada DKI Jakarta 2024 Jalur Independen, Siapa Saja?
5. Faisal Basri-Biem Triani Benjamin (Independen)
6. Alex Noerdin-Nono Sampono (Golkar, PPP, PDS, Patriot, dan lainnya).
Ketika itu, Pilkada dilakukan dalam dua putaran, adapun pasangan yang lolos tersebut adalah Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Baca Juga: Rumor Pasangan Anies-Ahok Masih Dalam Pertimbangan PDIP Jelang Pilkada DKI Jakarta 2024
Pasangan independen kala itu hanya mendapatkan sedikit suara dan gagal untuk melaju ke putaran kedua.
Di putaran kedua, Pilkada DKI Jakarta 2012 dimenangkan oleh Pasangan Jokowi-Ahok dengan raihan suara 2.472.130 (53,82 persen).
Sedangkan pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli kalah dengan raihan suara 2.120.812 atau 46,18 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







