Jakarta

Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Mengkritisi Maraknya Juru Parkir Liar yang Minta Paksa di Minimarket, Basri Baco: Harus Ada Aturan Jelas!

Fadhil Dhuha Rizqullah | 12 Mei 2024, 21:07 WIB
Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Mengkritisi Maraknya Juru Parkir Liar yang Minta Paksa di Minimarket,  Basri Baco: Harus Ada Aturan Jelas!



AKURAT JAKARTA - Aksi pemungutan paksa oleh juru parkir liar di sejumlah minimarket di Jakarta semakin meresahkan.

Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, pun angkat bicara. Ia menegaskan perlunya penegakan aturan yang jelas.

"Supaya tidak abu-abu dan tidak dikuasai oleh premanisme atau ormas tertentu saja," tegas Basri Baco, Minggu (12/5/ 2024).

Sekretaris DPD Partai Golkar DKI ini juga mengkritik lemahnya penegakan hukum, sehingga membuat praktik tersebut semakin merajalela.

Baca Juga: CATAT! Denny Caknan, Budi Doremi hingga Stars & Rabbit Bakal Meriahkan Dieng Culture Festival 2024, Ikuti Juga Ritual Pemotongan Rambut Gimbal

Menurut Basri Baco, aturan yang kabur cenderung mendapat perlindungan dari oknum-oknum aparat.

"Oleh karena itu, diperlukan regulasi yang lebih tegas untuk menangani masalah ini," imbuh anggota Komisi E DPRD DKI ini.

Menurut Baco, solusi terbaik adalah dengan adanya petugas keamanan dan pengatur parkir resmi di setiap minimarket.

"Untuk mengakomodir putra daerah yang juga perlu pekerjaan. Dibuat supaya adil dan tertib, serta aman dan nyaman," jelasnya.

Terpisah, Pj Gubernur Jakarta, Heru Budi Hartono, telah memerintahkan Dinas Trantib dan Dinas Perhubungan untuk menindak tegas terhadap praktik ilegal ini.

"Jadi saya sudah minta trantib sama dinas perhubungan untuk ditertibkan juru parkir liar itu," ujar Heru Budi.

Baca Juga: Kejuaraan Taekwondo Pangkostrad Cup Tahun 2024 Sukses Digelar, Pelatda DKI Jakarta dan Gharba Presisi Polri Juara Umum

Heru menekankan pentingnya menjaga keteraturan dan keamanan di minimarket, terutama dalam hal pelayanan parkir yang seharusnya gratis.

"Ya kalau di minimarket kan ada tulisan gratis, ya jangan memaksa, jangan bikin warga itu resah," tegasnya. (*)






Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.