Berikut 5 Kota dengan Biaya Hidup Termahal di Indonesia, Ada Jakarta dan Bekasi

AKURAT JAKARTA - Terdapat 5 kota dengan biaya hidup paling mahal di Indonesia, beberapa di antaranya adalah Jakarta dan Bekasi.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan hasil survei biaya hidup (SBH) termahal di Indonesia yang mana Jakarta berada di urutan pertama.
Selain Jakarta, Bekasi berada di urutan kedua sebagai kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia.
Adapun ada tiga kota lainnya selain Jakarta dan Bekasi yang memiliki biaya hidup termahal di Indonesia.
Survei dari BPS ini bertujuan untuk memutakhirkan tahun dasar penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK)/Inflasi dari tahun 2018.
Berikut adalah lima kota di Indonesia dengan biaya hidup termahal berdasarkan data dari BPS.
Jakarta
Jakarta berada di urutan teratas sebagai kota dengan biaya hidup paling mahal di Indonesia dengan nilai konsumen (NK) Rp 14,8 juta per bulan.
Meski demikian, upah minimum regional (UMR) Jakarta tahun 2024 hanya Rp 5.067.381.
Bekasi
Bekasi jadi kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia kedua setelah Jakarta.
BPS mencatat jika biaya hidup di Bekasi mencapai Rp 14,3 juta per bulan.
Surabaya
Di Peringkat tiga ada Surabaya sebagai kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia.
Adapun nilai konsumen di Surabaya sendiri mencapai Rp 13,3 juta per bulan.
Baca Juga: Perlu Bangga? Jakarta Masuk ke Dalam 20 Kota dengan Jumlah Miliarder Terbanyak Tahun 2024
Surabaya sendiri dikenal sebagai kota dengan pusat bisnis dan perdagangan di Jawa Timur.
Depok
Selanjutnya ada Depok yang masuk dalam kota dengan biaya hidup paling mahal di Indonesia.
Nilai konsumsi di Depok per bulan mencapai Rp 12,3 juta dengan UMR Rp 4.878.612.
Makassar
Di urutan kelima kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia diduduki Makassar.
Nilai konsumsi di Makassar per bulannya mencapai Rp 11,5 juta. Kota ini dikenal sebagai sektor bisnis, perdagangan, dan berbagai properti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









