Jakarta

Simak 3 Fakta Voice Of Baceprot, Band Cadas Asal Pinggiran Garut yang Siap Guncang Konser Glastonbury Festival

aditia | 1 Mei 2024, 19:10 WIB
Simak 3 Fakta Voice Of Baceprot, Band Cadas Asal Pinggiran Garut yang Siap Guncang Konser Glastonbury Festival

AKURAT JAKARTA - Voice Of Baceprot (VOB) baru-baru ini mengguncang dunia karena band asal Garut ini siap menggelar konser di Glastonbury Festival, Inggris.

Hal yang lebih mengistimewakan adalah personil VOB adalah seluruhnya perempuan.

Tak hanya itu, berangkat dari pandangan negatif, ketiga perempuan berhijab asal Garut ini berhasil membuktikan diri dengan karya dan prestasinya.

Jelang dobrakannya di Glastonbury Festival, Inggris, berikut ini adalah 3 fakta menarik dari Voice Of Baceprot.

Awal Mula VOB

Voice Of Baceprot didirikan oleh tiga perempuan berhijab, mereka adalah Firda Marsya Kurnia (vokal dan gitar), Widi Rahmawati (bass), dan Eusi Siti Aisyah (drum).

Mereka bertiga mulai mendirikan band cadas ini pada tanggal 14 Februari 2014.

Band tersebut mereka dirikan ketika masih berada di bangku pendidikan, tepatnya di Madrasah Tsanawiyah Al Baqiyatussholihat.

Makna Voice Of Baceprot

Selain ketiga perempuan yang istimewa dari band ini, makna nama dari grup ini juga cukup unik.

Baceprot diambil dari bahasa Sunda yang berarti "berisik" atau "bawel".

Ketiga personil ini sepakat menggunakan kata ini sebagai representasi genre musik mereka yang cadas.

Karya

VOB mencuri perhatian ketika mereka merilis single pertamanya yang berjudul School of Revolution pada tahun 2018.

Lagu tersebut mengisahkan tentang cara pandang mereka yang resah terhadap ruang belajar.

Sebelumnya VOB sempat disorot karena aksi mereka ketika cover lagu dari Slipknot, Rage Against The Machine, hingga Red Hot Chilli Peppers.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.