UU DKJ Bakal Mendorong Jakarta Jadi Pusat Perdagangan Internasional

AKURAT JAKARTA - Disahkannya Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (UU DKJ) diharapkan mampu mendorong jadi salah satu pusat perdagangan Internasional.
Target ini diharapkan akan terealisasi di masa depan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro.
Suhajar sangat berharap disahkannya UU DKJ bisa membantu Jakarta mengembangkan Jakarta jadi pusat perdagangan dunia.
Jakarta diberikan kewenangan khusus di bidang perdagangan dalam UU yang sudah disetujui Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI ke-14 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2023-2024.
Baca Juga: UU DKJ: Kelurahan di Jakarta Mendapat Anggaran APBD 5 Persen
Suhajar sendiri sangat berharap kewenangan tersebut akan menumbuhkan Jakarta menjadi pusat perdagangan dunia.
"Kami menaruh harapan banyak agar kewenangan yang diberikan ini mampu menumbuh kembangkan DKJ sebagai pusat perdagangan dunia, bukan hanya mempertahankan posisi DKJ sebagai pusat perdagangan RI," kata Suhajar.
Perlu diketahui jika Jakarta kini sudah tak lagi menyandang status Daerah Khusus Ibu Kota (DKI).
Kini statusnya berubah menjadi DKJ yang menjadi provinsi khusus dikembangkan jadi kota global.
Baca Juga: Jakarta Tidak Bisa Kendalikan Laju Urbanisasi, Kemendagri: Bagaimana Membatasi Orang Masuk?
Status kewenangan perdagangan ini meliputi perizinan, pendaftaran perusahaan, stabilitas harga kebutuhan pokok, pengembangan ekspor, dan standarisasi perlindungan konsumen.
Adapun subbidang perizinan dan pendaftaran perusahaan ini mencakup penerbitan surat izin usaha perdagangan bahan berbahaya dan pusat perbelanjaan.
Sementara subbidang stabilitas harga kebutuhan pokok ini mencakup penjaminan ketersediaan kebutuhan pokok dan bahan penting, pemantauan harga dan stok barang, serta operasi pasar.
Subbidang perlindungan konsumen mencakup verifikasi standar ukuran serta edukasi di bidang metrologi legal dan pengawasan tata niaga impor melalui kawasan pabean.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





