Identik dengan Tradisi Lebaran, Bagaimana Sejarah Ketupat yang Selalu ada Saat Idul Fitri?

AKURAT JAKARTA - Bagaimana sejarah adanya ketupat yang selalu ada dan menjadi tradisi ketika momen hari raya Idul Fitri?
Setiap lebaran, ketupat jadi makanan wajib yang biasanya disandingkan dengan opor ayam, sambal goreng, hingga bakso.
Ketupat juga menjadi tradisi di Pulau Jawa, yakni Bakdan Kupat yang diselenggarakan hari ke delapan bulan Syawal.
Lalu bagaimana sejarah ketupat yang berkembang menjadis ebuah tradisi ketika momen hari raya Idul Fitri?
Baca Juga: Mengenal Sejarah Idul Fitri, Hari Raya yang Paling Dinantikan Umat Islam di Seluruh Dunia
Dikenalkan Sunan Kalijaga
Banyak yang meyakini jika ketupat bermula dari cara Sunan Kalijaga menyebarkan agama Islam di Jawa.
Ketika menyebarkan agama Islam pada abad ke-15 dan 16, Sunan Kalijaga memakai ketupat sebagai media syiar Islam.
Saat itu menjadi masa dimana Kerajaan Demak menguasai Jawa Tengah.
Ketika itu pula setiap perayaan hari raya Islam, khususnya masa pemerintahan Raden Patah pada abad ke-15, ketupat menjadi simbolnya.
Baca Juga: Pernah Ganti Nama Sebanyak 13 Kali, Berikut Ini Sejarah Kota Jakarta
Memanfaatkan momentum tersebut, Sunan Kalijaga menggunakannya untuk media dakwah Islam di pesisir utara Jawa.
Ketupat sendiri merupakan akulturasi antara budaya Jawa dan Hindu yang kemudian dimodifikasi untuk kepentingan dakwah Islam.
Daun kelapa yang menjadi identitas masyarakat pesisir menjadi salah satu cara untuk memanfaatkannya sebagai dakwah.
Baca Juga: Sejarah Ngabuburit yang Berkembang Menjadi Tradisi di Bulan Ramadhan
Selain itu, ketupat diyakini sudah ada sejak zaman Hindu-Buddha.
Meski tak tercatat dalam prasasti atau sumber sejarah lainnya, tercantum jika ketupat merupakan makanan dari beras yang dibungkus dan pada masa sebelum Islam tersebut.
Berawal dari situ, ketupat menjadi simbol perayaan hari raya Idul Fitri bagi masyarakat Islam di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






