Legenda Ilmu Pelet Marongge Sumedang, Kisah 4 Putri Cantik Jelita Dilamar Seorang Raja

AKURAT JAKARTA - Marongge adalah satu daerah yang berada di Wilayah Sumedang. Daerah ini sangat dikenal dengan peletnya atau Pelet Marongge, Sumedang.
Memiliki sejarah tersendiri tentang Pelet Marongge, Sumedang, yang dikenal sangat ampuh untuk memikat hati orang.
Pelet adalah satu ilmu supranatural untuk menjerat dan menguasai makhluk hidup yang dilakukan melalui sebuah laku batin atau supranatural.
Baca Juga: Konser Spesial Hindia di Jogja: Berdansalah Karir Ini Tak Ada Artinya, Simak Tanggalnya di Sini
Sarana yang digunakan untuk ilmu pelet terkadang menggunakan benda-benda yang diyakini memiliki kekuatan magis.
Pada umumnya ilmu pelet ini digunakan untuk memikat lawan jenis baik laki-laki maupun perempuan.
Tentu saja hampir semua masyarakat sudah tidak asing lagi dengan keberadaan dan kemampuan ilmu pelet.
Baca Juga: Konser Dewa 19 Mukadimah Cinta Digelar 21 April 2024, Catat Lokasinya di Sini
Dari zaman dahulu ilmu pelet memang sudah ada dan digunakan untuk upaya menambah kepercayaan diri untuk bisa mendapatkan sang pujaan hati.
Setiap daerah di Indonesia sudah pasti memiliki ciri khas ilmu pelet dan keampuhannya masing-masing.
Begitupun di daerah yang berada di tanah Sunda terdapat banyak jenis ilmu dan media pelet yang tersebar di hampir seluruh daerah di Tatar Sunda.
Ilmu Pelet banyak terdapat di Tatar Pasundan dengan keampuhan dan kisah legenda di dalamnya, salah satunya yaitu Legenda Ilmu Pelet Marongge, Sumedang.
Sumedang dikenal dengan keampuhan ilmu peletnya yaitu Ilmu Pelet Marongge yang sudah terkenal hingga ke pelosok Nusantara.
Ilmu pelet Marongge mempunyai legenda tentang dan 4 putri bersaudara yang memiliki paras yang sangat cantik jelita.
Namun keempat putri cantik ini tidak menikah lantaran mereka memiliki ilmu kesaktian yang sangat tinggi.
Kesaktian keempat putri cantik ini tidak ada satu laki-laki pun yang mampu untuk menandingi kesaktiannya.
Hingga suatu saat, ada seorang raja yang jatuh hati terhadap kecantikan putri tersebut dan ingin mempersuntingnya.
Namun ada satu syarat bagi raja untuk bisa mendapatkan putri cantik tersebut harus bisa mengalahkan kesaktiannya.
Raja pun menerima tantangan dari keempat putri cantik tersebut dengan waktu dan tempat yang telah ditentukan.
Pada waktu dan tempat yang sudah ditentukan, raja pun datang untuk mengadu kesaktian dengan sang putri.
Sang putri melemparkan satu buah kukuk ke tengah sungai, dan meminta sang raja untuk bisa mengembalikannya ke tepian.
Sang raja pun mengeluarkan kesaktiannya untuk bisa mengembalikan kukuk tersebut ke tepian sungai.
Namun dengan seluruh kemampuan dan kesaksian yang dimiliki sang raja, buah kukuk itu tidak dapat kembali ke tepian.
Namun salah satu dari putri cantik itu hanya dengan mengibaskan selendang kukuk itu langsung kembali ke arah sang gadis.
Dan gadis yang paling tua mengatakan bahwa kelak banyak orang yang datang kesini untuk tirakat ilmu pelet.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






