Senin Pagi, Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat

AKURAT JAKARTA - Kualitas udara Jakarta pada Senin (29/1/2024) masuk dalam kategori tidak sehat.
Adapun kualitas udara Jakarta hari ini ada di peringkat 26 kota dengan udara terburuk di dunia.
Hal itu berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 06.18 WIB.
Dilansir dari antaranews.com, indeks kualitas udara di Jakarta berada pada angka 112 (tidak sehat) dengan materi partikel (PM2.5) sebesar 40 mikrogram per meter kubik.
Baca Juga: Jakarta Hari Ini, Diperkirakan Hujan dari Pagi Hingga Siang
Angka tersebut jelaskan tingkat udara sangat tak sehat bagi kelompok sensitif dan dapat merugikan makhluk hidup yang akan menimbulkan kerusakan.
Jika udara bersih tak akan memberikan efek bagi kesehatan manusia maupun hewan, tapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif.
Adapun kota dengan kualitas terburuk pertama ada Delhi di India yang berada di angka 254, lalu Accra, Ghana di angka 252, dan Kolkata, India di peringkat ketiga dengan angka 226.
Pejabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 593 Tahun 2023 tentang Satuan Tugas Pengendalian Pencemaran Udara sebagai kebijakan untuk mempercepat penanganan polusi udara.
Baca Juga: Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Senin 29 Januari 2024
Ruang lingkup satgas pengendalian pencemaran udara ini diantaranya menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penanganan Udara di Provinsi DKI Jakarta.
Yaitu mengendalikan polusi udara dari kegiatan industri, dan memantau secara berkala terkait kualitas udara.
Selain itu, melaksanakan pencegahan sumber pencemar, baik dari sumber bergerak maupun sumber tidak bergerak, termasuk gangguan dan penanggulangan keadaan darurat.
Kemudian menerapkan wajib uji emisi kendaraan bermotor, melakukan peremajaan angkutan umum dan pengembangan transportasi ramah lingkungan untuk transportasi umum dan pemerintah.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan terus melakukan evaluasi dan mengkaji berbagai kebijakan yang sudah dilakukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







