Viral Toilet Gender Netral di Sekolah Internasional, Disdik DKI Lakukan Penelusuran
Afriadi B | 8 Agustus 2023, 22:10 WIB

AKURAT.CO - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pengecekan sekolah-sekolah.
Hal ini buntut viral di media sosial yang menyebut ada toilet gender netral di salah satu sekolah internasional di Jakarta.
"Terkait yang di sekolah kerjasama Internasional, kami lakukan pengecekan. Sedang berlangsung saat ini, kami utamakan sekolah-sekolah di satuan pendidikan yang ada di DKI Jakarta mulai TK, SD, SMP, dan SMA," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik DKI Jakarta, Purwosusilo saat dihubungi, Selasa (08/08).
Dikatakan Purwosusilo, berdasarkan hasil pengecekan dan penelusuran, pihaknya tidak menemukan toilet gender netral, yang ada adalah toilet laki-laki dan perempuan. Dan saat ini tengah mengumpulkan data untuk sekolah internasional.
"Yang kedua adanya pemberitaan itu, kami sedang kumpulkan data dari sekolah kerjasama yaitu sekolah internasional," ungkapnya.
"Sebetulnya dengan sekolah internasional itu kita kerjasama dengan Kementerian," lanjut Purwasusilo.
Ia menuturkan, seluruh kewenangan, terutama sekolah internasional ada di pusat. Namun karena ada di wilayah DKI Jakarta, kata Purwasusilo, pihaknya turut mendalami informasi yang viral ini.
"(Kewenangan) dari Kementerian Pendidikan. Namun karena ini berada di wilayah DKI jakarta, maka kami juga sedang dalami hal itu. Syaratnya kami minta kepala sekolah di satuan-satuan sekolah dengan kerjasama itu kami minta adakah terkait dengan toilet yang disampaikan," tuturnya.
Purwosusilo memaparkan, pihaknya pun sudah berkomunikasi dan melakukan pengecekan melalui pengawas di sekolah negeri, swasta, maupun internasional.
"Kalau intervensinya (sekolah internasional) kewenangan penuhnya di Kemendikbud. Namun kami kan juga mengadakan monitoring dan evaluasi (monev) ke sana untuk memastikan proses pembelajaran bagaimana kurikulumnya kan juga sama persis dengan kita," papar Purwasusilo.
"Kami yang sudah tuntas, jadi langsung ngecek ke satuan pendidikan semua jengang hasilnya tidak ada Yang ada toiletnya jelas untuk laki-laki dan perempuan," sambungnya.
Purwosusilo pun mengungkapkan, pihaknya masih butuh waktu untuk menindaklanjuti kasus ini, terutama untuk sekolah internasional.
"Kami juga butuh waktu karena butuh koordinasi dengan berbagai pihak. Jika menyangkut sekolah internasional yang jelas TK, SD, SMP, SMA, SMK keseteraan toiletnya ada dua laki-laki dan perempuan," pungkasnya.
Sebelumnya, pernyataan Daniel Mananta soal temuan toilet gender netral di sebuah sekolah internasional menjadi perdebatan dan viral di media sosial. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





