Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Tuntas 2028, Progres Sudah Capai 25 Persen

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menargetkan normalisasi Kali Cakung Lama, Jakarta Utara, rampung pada 2028.
Proyek tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat sistem pengendalian banjir, khususnya di wilayah Jakarta Utara.
Target tersebut disampaikan Pramono saat meninjau pembangunan prasarana dan sarana Kali Cakung Lama beserta kelengkapannya di Jalan Gading Griya Lestari, Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026).
"Harapannya di tahun 2028, normalisasi Cakung Lama ini bisa dilakukan dan selesai. Airnya akan bisa terdorong sampai ke muara, sampai ke laut," kata Pramono.
Menurut dia, pembangunan Kali Cakung Lama merupakan bagian dari upaya pengendalian banjir di daerah aliran sungai (DAS) Cakung Lama yang berada di dua kelurahan, yakni Sukapura, Kecamatan Cilincing, dan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading.
Pembangunan Kali Cakung Lama merupakan bagian dari JakTirta Project yang dilaksanakan pada 2025-2026.
Proyek tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas sungai, mengurangi risiko luapan saat curah hujan tinggi, serta mempercepat aliran air menuju hilir.
Berdasarkan perhitungan Pemprov DKI, proyek ini diproyeksikan dapat mengurangi dampak banjir hingga sekitar 20 persen di wilayah tersebut.
Pramono menegaskan normalisasi sungai menjadi salah satu prioritas pemerintahannya dalam memperkuat infrastruktur pengendalian banjir di Jakarta.
"Di era saya, saya memang memutuskan bahwa normalisasi itu harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Ada tiga daerah yang kita lakukan normalisasi, yaitu Ciliwung, Cakung Lama, dan Krukut," ujarnya.
Saat ini, progres pembangunan Kali Cakung Lama mencapai sekitar 25 persen. Pekerjaan mencakup bentang sepanjang 2,65 kilometer yang terbagi dalam tiga segmen.
Segmen pertama sepanjang 1.230 meter, segmen kedua 1.040 meter, dan segmen ketiga sepanjang 380 meter. Pembangunan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas aliran Kali Cakung Lama agar air lebih cepat dialirkan menuju hilir.
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, mengatakan, hingga Maret 2027, normalisasi ditargetkan mencapai 2,6 kilometer pada satu sisi sungai atau setara 5,2 kilometer jika dihitung pada kedua sisi.
"Saat ini, pekerjaan yang telah terselesaikan sekitar satu kilometer," kata Ika.
Dalam proses normalisasi, Pemprov DKI juga memastikan pembebasan lahan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan masyarakat.
Posko pengaduan telah dibuka di lokasi proyek untuk menampung persoalan warga sekaligus mencegah praktik perantara dalam proses pembebasan lahan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






