Jakarta

Viral Penumpang Tranjakarta Dipaksa Turun Karena Bau Badan, Manajemen Minta Maaf dan Evaluasi SOP Petugas

Laode Akbar | 4 Agustus 2026, 15:23 WIB
Viral Penumpang Tranjakarta Dipaksa Turun Karena Bau Badan, Manajemen Minta Maaf dan Evaluasi SOP Petugas
Petugas Transjakarta memaksa turun penumpang bau badan. - (Jakarta24jam)

AKURAT JAKARTA – Viral di media sosial video yang memperlihatkan seorang penumpang diminta turun secara paksa oleh petugas Transjakarta di Halte Kampung Melayu, Jakarta Timur, diduga karena bau badan, pada Senin (3/8/2026).

Dalam video yang beredar, penumpang tersebut disebut diminta turun karena diduga memiliki bau badan yang menyengat sehingga dianggap mengganggu kenyamanan penumpang lain.

Menanggapi polemik tersebut, manajemen PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan memastikan akan melakukan evaluasi terhadap prosedur pelayanan petugas di lapangan.

Baca Juga: Viral Dua JPO Berdempetan di Rasuna Said Tapi Tak Tersambung, Ini Penjelasan Dinas Bina Marga DKI

"Menanggapi video yang beredar di media sosial, kami memohon maaf yang setulus-tulusnya atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, dalam keterangan resminya, Selasa (4/8/2026).

Ayu menjelaskan, petugas bertindak setelah menerima laporan dari pelanggan lain di lokasi mengenai adanya bau yang sangat menyengat di dalam bus.

Petugas kemudian melakukan pendekatan kepada penumpang yang bersangkutan hingga akhirnya turun dari bus.

"Dari informasi yang kami dapatkan, pelanggan tersebut adalah tunawisma. Sebagai bentuk kepedulian, kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial tentang keberadaan pelanggan, agar mendapatkan penanganan dan bantuan yang tepat," ujarnya.

Baca Juga: Buka Musda Jakarta Pusat, Ahmed Zaki Iskandar Minta Jadikan Percontohan se-DKI Jakarta

Menurut Ayu, peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi Transjakarta agar penanganan situasi serupa ke depan dapat dilakukan dengan lebih baik.

"Kejadian ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi kami. Transjakarta berkomitmen untuk terus memperbaiki SOP serta melatih sensitivitas petugas, agar pelayanan kami tidak hanya menjaga kenyamanan publik, tetapi juga selalu mengedepankan rasa kemanusiaan," ucapnya.

Ia menambahkan, Transjakarta berterima kasih atas perhatian, masukan, dan kepedulian masyarakat yang dinilai menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan.

"Terima kasih atas perhatian, masukan dan kepedulian masyarakat agar kami dapat terus berbenah menjadi lebih baik," pungkas Ayu. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.