Jakarta

Jelang Pemberlakuan Tarif Rp 15 Ribu, Transjakarta Tingkatkan Layanan Rute Blok M–Bandara Soetta

Laode Akbar | 1 Agustus 2026, 19:57 WIB
Jelang Pemberlakuan Tarif Rp 15 Ribu, Transjakarta Tingkatkan Layanan Rute Blok M–Bandara Soetta
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meresmikan layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (SH2)

AKURAT JAKARTA - Transjakarta terus membenahi layanan rute Transjabodetabek SH2 Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) setelah empat bulan masa uji coba

Selain melakukan evaluasi tarif dari Rp3.500 menjadi Rp15.000, operator transportasi itu kini menyiapkan fasilitas yang lebih ramah bagi penumpang berkoper serta menyinkronkan jadwal perjalanan bus dengan jadwal penerbangan.

Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, mengatakan bahwa peningkatan layanan dilakukan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat yang hendak menuju maupun dari Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Juga: Hotel Pullman Central Park Terbakar Pagi Tadi, Berawal dari Bau Asap di Area Tangga Darurat, Begini Kronologinya

"Saat ini sedang kami persiapkan dan juga meningkatkan layanan sebelum pemberangkatan. Ground service di Blok M kami sedang kejar, kami targetkan September itu sudah selesai," ujar Welfizon di Balai Kota Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, perbaikan dilakukan karena akses menuju titik keberangkatan di Blok M masih menggunakan tangga sehingga menyulitkan penumpang yang membawa koper.

"Sehingga akses, karena kalau di sana menggunakan tangga, kalau geret-geret koper agak kesulitan. Jadi kita lakukan perbaikan sehingga nanti servis dan pelayanan juga lebih baik," katanya.

Welfizon menjelaskan, layanan SH2 saat ini dioperasikan menggunakan 13 armada khusus yang telah dilengkapi ruang penyimpanan koper untuk mendukung kebutuhan penumpang pesawat.

Selain peningkatan fasilitas fisik, Transjakarta juga tengah menyempurnakan integrasi jadwal perjalanan bus dengan jadwal penerbangan.

Menurutnya, kepastian waktu tempuh menjadi salah satu aspek yang paling diperhatikan pelanggan.

"Kalau kita lihat dari survei, kepastian mengenai travel time dan juga waktu kedatangan termasuk sinkronisasinya dengan jadwal penerbangan menjadi hal yang sangat penting," ucapnya.

Ia menambahkan, pengembangan layanan tersebut merupakan arahan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar konektivitas dari pusat kota menuju Bandara Soekarno-Hatta semakin baik.

"Dan tentu kami mengikuti arahan dari Pemprov DKI Jakarta untuk bisa memberikan kemudahan dan menyambungkan konektivitas yang lebih baik dari pusat kota menuju bandara. Ini menjadi salah satu kriteria dan penilaian juga dari sisi global city," katanya.

Rute SH2 Blok M–Bandara Soekarno-Hatta mulai beroperasi pada Maret 2026 sebagai layanan uji coba.

Selama masa tersebut, rute sepanjang sekitar 64 kilometer itu menerapkan tarif reguler Transjakarta sebesar Rp3.500 dan melayani perjalanan setiap hari menggunakan armada khusus dengan ruang bagasi untuk koper.

Sebagai bagian dari evaluasi layanan, Pemprov DKI Jakarta juga memutuskan menaikkan tarif rute SH2 Blok M–Bandara Soekarno-Hatta dari Rp3.500 menjadi Rp15.000.

Penyesuaian tarif tersebut mulai berlaku pada 1 September 2026 berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 685 Tahun 2026. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y