Kepala Disdik DKI Ungkap Dari 22 Sekolah Negeri Rusak, Masih Ada 11 yang Jalani Proses Pengecekan

AKURAT JAKARTA – Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengungkapkan sebanyak 11 sekolah negeri kini sedang menjalani proses reviu atau pengecekan oleh tim percepatan revitalisasi gedung sekolah untuk menentukan tingkat kerusakan dan skala prioritas penanganan.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menjelaskan bahwa proses reviu dilakukan setelah Gubernur Jakarta Pramono Anung membentuk tim lintas organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertugas memetakan kondisi bangunan sekolah secara menyeluruh.
"Dari 22, tujuh sudah berjalan. Ditambah satu dan tiga, jadi 11. Yang 11 ini sedang proses review. Sedang direview apakah memang nanti direhab total dan lain-lain," kata Nahdiana dalam rapat bersama Komisi E DPRD DKI Jakarta dikutip, Selasa (28/7/2026).
Baca Juga: Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs FC Thun di Kualifikasi UCL, 29 Juli 2026: Duel Penentu di Kroasia
Menurut Nahdiana, tim tidak hanya menilai 22 sekolah yang sebelumnya masuk daftar kebutuhan revitalisasi.
Atas arahan gubernur, tim juga akan mengevaluasi sekolah lain yang berdasarkan data Disdik diperkirakan membutuhkan rehabilitasi total.
"Bahkan Pak Gub, Pak Wagub pada saat rapim bukan hanya yang 22. Dalam database ada beberapa sekolah yang menurut kami datanya perlu rehab total, itu juga akan dilakukan review oleh tim," ujarnya.
Ia mengatakan hasil reviuw akan menjadi dasar untuk menentukan bentuk penanganan setiap sekolah, apakah cukup dilakukan rehabilitasi berat atau harus dibangun kembali secara menyeluruh.
"Sehingga nanti akan terlihat apakah dia tidak perlu rehab total, hanya rehab berat dan lain-lain. Karena nanti dari tim itu akan mendapatkan prioritas pembangunan. Jadi dirapikan sekalian," ucap Nahdiana.
Baca Juga: Benarkah Kista Endometriosis Bisa Menyebabkan Sulit Hamil? Ini Penjelasan Dokter
Selain melakukan inventarisasi kondisi gedung sekolah, pemerintah juga menyiapkan tim investigasi untuk mengawal pelaksanaan proyek revitalisasi agar potensi keterlambatan maupun kendala lain dapat diantisipasi sejak awal.
"Pak Gub juga bukan hanya tim inventarisir, nanti ada tim investigasi. Jadi nanti pada saat pelaksanaannya juga akan diinvestigasi supaya keterlambatan dan yang lain-lain bisa dimitigasi dari sekarang," katanya.
Diketahui, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, membentuk tim investigasi dan tim inventarisasi menyusul viralnya kondisi bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan yang roboh selama dua tahun sejak 2024.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengusut penyebab kerusakan gedung sekaligus mencegah kasus serupa terulang di sekolah lain.
Saat meninjau langsung SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jumat (24/7), Pramono mengaku menemukan indikasi persoalan pada konstruksi bangunan yang terakhir kali direnovasi pada 2011.
"Tim investigasi dan inventarisasi adalah melihat, seperti saya tadi melihat dengan gampang saja, kan tahu bahwa persoalan yang sebenarnya kerangkanya itu tidak dipersiapkan secara proper pada waktu itu, di tahun 2011 dulu. Dan itulah yang saya minta untuk tidak diulangi kembali," kata Pramono. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





