Jakarta

Lift JPO Lenteng Agung Rusak Akibat Vandalisme, Gubernur Pramono Ancam Sanksi Tegas Pelakunya

Laode Akbar | 10 Juni 2026, 16:08 WIB
Lift JPO Lenteng Agung Rusak Akibat Vandalisme, Gubernur Pramono Ancam Sanksi Tegas Pelakunya
Petugas memeriksa kerusakan kabel listrik lift jembatan penyeberangan orang (JPO) Lenteng Agung (Dok. Pemprov DKI)

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menanggapi kasus vandalisme yang menyebabkan lift Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Lenteng Agung rusak dan tidak dapat beroperasi.

Pramono mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku vandalisme fasilitas publik, termasuk kemungkinan memasukkan mereka ke dalam daftar hitam (blacklist) pengguna transportasi umum.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, kerusakan terjadi akibat kabel fasilitas tersebut dipotong oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga: Empat Aktivitas Sederhana yang Bisa Dilakukan Sepulang Kerja agar Tubuh Tidak Mudah Drop

"Yang terjadi adalah kabelnya dipotong. Karena kabel dipotong menyebabkan operasinya terhenti. Dan saya sudah minta untuk dilakukan investigasi. Siapa pun yang melakukan itu, saya minta untuk diambil tindakan dengan tegas," kata Pramono di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).

Ia menegaskan, Pemprov DKI tidak akan memberikan ruang bagi pelaku vandalisme yang merusak fasilitas publik yang dibangun untuk kepentingan masyarakat.

Bahkan, jika pelaku terbukti merupakan pengguna transportasi umum, ia meminta agar diberikan sanksi tambahan berupa larangan menggunakan layanan transportasi publik di Jakarta.

"Kalau perlu, kalau memang dia pengguna transportasi umum misalnya, saya minta untuk di-blacklist untuk tidak bisa menggunakan transportasi umum yang ada di Jakarta. Karena vandalisme tidak kita beri tempat di Jakarta," ujarnya.

Menurut Pramono, Pemprov DKI saat ini tengah serius melakukan pembenahan berbagai fasilitas publik, termasuk JPO di sejumlah wilayah. Karena itu, tindakan perusakan terhadap fasilitas yang telah dibangun dinilai tidak bisa ditoleransi.

Baca Juga: Tujuh Kesalahan Fashion yang Sering Tidak Disadari, Bikin Kamu Terlihat Ketinggalan Zaman

Ia mencontohkan sejumlah proyek revitalisasi JPO yang telah dilakukan pemerintah daerah, termasuk JPO di kawasan Senen yang baru diresmikan dan kini telah berfungsi secara efektif untuk mendukung mobilitas warga.

Politikus PDIP itu juga menyinggung berbagai kasus pencurian dan perusakan fasilitas umum lainnya, mulai dari pencurian komponen penerangan jalan umum (PJU) hingga kerusakan infrastruktur publik di beberapa lokasi.

Untuk itu, ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mengambil langkah tegas terhadap pelaku perusakan fasilitas publik agar menimbulkan efek jera.

"Saya akan meminta kepada dinas terkait, OPD terkait, orang yang seperti ini harus dikasih pelajaran. Supaya tidak semena-mena fasilitas publik itu dirusak oleh yang bersangkutan," tegasnya.

Diketahui, Dinas Bina Marga DKI Jakarta melakukan perbaikan sistem kelistrikan lift Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan yang mengalami kerusakan akibat aksi vandalisme.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Rayakan HUT ke-499, Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta hingga Tiket Masuk Ancol

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny mengatakan, kerusakan terjadi pada jaringan kabel listrik yang terpotong hingga menyebabkan lift tidak dapat beroperasi.

"Saat ini kami sedang melakukan penanganan dan perbaikan. Kami berharap dalam waktu dekat lift dapat kembali berfungsi secara optimal," ujarnya, Rabu (10/6/2026). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.