Jakarta

Gubernur Pramono Tegas Larang Pedagang Gunakan Trotoar untuk Jualan Hewan Kurban

Laode Akbar | 20 Mei 2026, 15:20 WIB
Gubernur Pramono Tegas Larang Pedagang Gunakan Trotoar untuk Jualan Hewan Kurban
Satpol PP menertibkan pedagang hewan kurban yang jualan di trotoar

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan pedagang hewan kurban dilarang berjualan di trotoar maupun ruang publik lain yang mengganggu aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi.

Menurut Pramono, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengeluarkan instruksi agar penjualan hewan kurban tidak dilakukan di lokasi yang menghambat fungsi fasilitas umum.

"Di Jakarta saya sudah mengeluarkan instruksi tidak boleh berjualan di tempat yang mengganggu aktivitas publik, terutama di trotoar, di kebun, di taman-taman," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Baca Juga: Bank Jakarta Sosialisasi Program KEJAR di SMAN 28 Jakarta, Siswa Jadi Lebih Paham Cara Kelola Uang

Ia menegaskan, petugas akan segera memberikan peringatan kepada pedagang yang masih nekat menggunakan fasilitas umum sebagai tempat berjualan.

"Maka yang seperti itu segera diberikan peringatan dan mereka untuk tidak boleh berjualan," katanya.

Pramono menilai kebijakan tersebut mulai menunjukkan hasil. Menurutnya, saat ini keberadaan lapak hewan kurban di trotoar maupun taman kota sudah jauh berkurang.

"Relatif sekarang ini kan hampir tidak ada di Jakarta," ucap mantan Sekretaris Kabinet RI itu.

Selain penertiban lokasi penjualan, Pramono memastikan ketersediaan hewan kurban di Jakarta dalam kondisi aman. Ia menyebut harga sapi dan kambing juga masih stabil menjelang Idul Adha.

Baca Juga: Peringati Harkitnas 2026, Gubernur Pramono Dukung PP Tunas untuk Kurangi Ketergantungan Anak pada Gawai

Bahkan, katanya, sejumlah daerah justru mengambil pasokan hewan kurban dari Jakarta. Kondisi itu menunjukkan kesiapan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), salah satunya Perumda Dharma Jaya, dalam memastikan pasokan ternak.

"Alhamdulillah sampai hari ini harga-harga hewan kurban di Jakarta tidak mengalami kenaikan, relatif stabil. Jumlah hewan kurban, apakah sapi atau kambing, tersedia sepenuhnya di Jakarta," tukas Pramono.

Diketahui, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mulai mengawasi pedagang hewan kurban yang nekat memakai trotoar sebagai lokasi berjualan menjelang Iduladha 2026.

Setelah temuan lapak kurban di Jakarta Timur, praktik serupa juga ditemukan di wilayah Jakarta Pusat.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan memastikan jajarannya akan menindak pedagang yang tetap membandel memakai fasilitas pejalan kaki untuk berjualan.

Baca Juga: 5 Tempat Makan Enak di Sekitar GBK yang Wajib Kamu Coba

"Yang pasti kita lakukan patroli terus. Kalau memang ditemukan, langsung kita tindak. biasanya Pak Lurah mengirimkan surat untuk peringatan dulu begitu kan, mengimbau. Nah, kalau memang diimbau tidak digubris, maka kita lakukan penertiban," kata Satriadi kepada wartawan, Rabu (20/5/2026). (*)

Gambar: Penertiban penjual hewan kurban di trotoar oleh petugas Satpol PP DKI Jakarta

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.