Jakarta

Gubernur Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT Velodrome-Manggarai Jadi Prioritas, Target Beroperasi Agustus 2026

Laode Akbar | 14 Mei 2026, 14:22 WIB
Gubernur Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT Velodrome-Manggarai Jadi Prioritas, Target Beroperasi Agustus 2026
Ilustrasi - Stasiun LRT

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam penyelesaian proyek perpanjangan LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai. Jalur tersebut ditargetkan mulai beroperasi penuh pada Agustus 2026.

Pernyataan itu disampaikan Pramono menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait percepatan proyek yang dikhawatirkan dapat mengurangi standar keamanan.

"Keamanan untuk LRT, MRT, itu top priority," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga: Jaehyun NCT Gelar Fancon Perdana "Mono" di Jakarta Juni 2026, Cek Harga Tiket dan Jadwal Penjualannya!

Ia menegaskan, target operasional pada Agustus bukan berarti proyek dikerjakan secara tergesa-gesa. Menurutnya, seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

"Walaupun dikebut, sebenarnya bukan dikebut, karena memang harus selesai pada bulan Agustus nanti sudah full operasi," katanya.

Mantan Sekretaris Kabinet RI itu menjelaskan, saat ini proyek telah memasuki tahap commissioning atau uji coba sistem.

Pada fase ini, operator menguji berbagai aspek teknis, mulai dari jumlah rangkaian kereta hingga pengaturan headway atau jarak waktu antar kereta.

"Yang namanya commissioning itu kan uji coba. Dalam uji coba ada yang rangkaiannya berapa, headway-nya berapa, itulah yang dilakukan sekarang," ucapnya.

Baca Juga: Pesaing SUV Listrik Lain Dibikin Pusing! BYD Atto 2: Tenaga 177 PS, Interior Mewah, dan Harga Terjangkau Siap Dominasi Pasar Otomotif 2026!

Diketahui, PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro) memulai rangkaian uji coba jalur (Testing and Commissioning/T&C) pada sistem LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai sepanjang 3,6 Kilometer di Jakarta, Kamis, 30 April 2026. Uji coba untuk memastikan aspek teknis LRT siap digunakan.

"Tahapan T&C ini kami lakukan secara mendetail untuk memastikan seluruh aspek teknis LRT Jakarta Fase 1B benar-benar siap dan aman untuk nantinya digunakan masyarakat dalam mobilitas sehari-hari," ujar Direktur PT Jakpro Iwan Takwin dikutip dari Antara, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, tahapan T&C dilakukan secara rinci. Sehingga, seluruh sistem benar-benar siap digunakan masyarakat.

Iwan menjelaskan testing and commissioning merupakan tahapan yang tidak dapat dilewati dalam pembangunan sistem perkeretaapian modern.

Baca Juga: Gebrakan John Herdman Menuju Piala Asia 2027: Naturalisasi 5 Pemain Diaspora, Siapa Saja? Ini Bocoran Nama-Namanya

Proses ini mencakup serangkaian pengujian sistematis dan terstruktur terhadap seluruh komponen dan subsistem sebelum operasional komersial dimulai, mulai dari jalur, persinyalan, kelistrikan, komunikasi, hingga integrasi operasional. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.