Jakarta

Catat! Gubernur Pramono Siapkan Sanksi Tegas bagi Hotel, Restoran, dan Kafe Nakal yang Tak Pilah Sampah

Laode Akbar | 10 Mei 2026, 19:50 WIB
Catat! Gubernur Pramono Siapkan Sanksi Tegas bagi Hotel, Restoran, dan Kafe Nakal yang Tak Pilah Sampah
Gubernur Jakarta, Pramono Anung

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberikan sanksi kepada pelaku usaha hotel, restoran, dan kafe (Horeka) yang tidak mematuhi kewajiban memilah sampah.

Kebijakan tersebut disampaikan Pramono usai mencanangkan Gerakan Pilah Sampah serentak di lima wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (10/5/2026).

"Hal yang berkaitan dengan pilah sampah terutama untuk Horeka, mereka sudah diatur selain undang-undang yang mengatur, dengan instruksi gubernur juga kita atur lebih rinci, lebih detail. Kalau mereka tidak mematuhi, tidak memenuhi itu, maka akan diberikan sanksi," kata Pramono.

Baca Juga: BYD Atto 2 Mulai Mengancam Jaecoo J5 dan Chery Omoda E5, SUV Kompak Listrik Ini Punya Tenaga Buas dan Interior Mewah Bermaterial Soft Touch

Meski belum merinci bentuk sanksi yang akan diterapkan, Pramono menegaskan langkah tersebut menunjukkan keseriusan Pemprov DKI dalam mendorong perubahan pola pengelolaan sampah di Jakarta.

"Sanksi detailnya nanti akan kami sampaikan, tetapi yang jelas ini gerakan tidak setengah-setengah karena Jakarta mau berubah kalau ini diterapkan secara sungguh-sungguh," ujarnya.

Pramono mengatakan, gerakan pilah sampah yang dimulai pada Minggu (10/5) ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu. Program itu mewajibkan pemisahan sampah organik dan anorganik sejak dari sumbernya.

Menurutnya, langkah ini penting agar volume sampah yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang dapat berkurang secara signifikan.

"Kalau sekarang semuanya angkut, dumping di Bantargebang. Sekarang kita mulai dengan dipilah terlebih dahulu," kata Pramono.

Baca Juga: Sirkuit Le Mans, Veda Ega Pratama Sabet Posisi Keempat di Moto3 Prancis 2026

Gerakan pilah sampah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-499 Jakarta dengan tema "Menuju 5 Abad, Jaga Jakarta Bersih".

Selain menyasar rumah tangga, program ini juga ditujukan kepada perkantoran, pusat perbelanjaan, pasar, serta pelaku usaha di sektor Horeka.

Diketahui, Pramono Anung resmi memulai Gerakan Pilah Sampah serentak di lima wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu, Minggu (10/5/2026).

Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-499 Jakarta sekaligus langkah konkret mengurangi beban sampah yang selama ini seluruhnya diangkut ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Pencanangan dilakukan di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, dengan dihadiri Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat.

Baca Juga: Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Fokus Libatkan Warga dan Pegiat Lingkungan dalam Pembahasan Kebijakan

Pramono mengatakan, gerakan pilah sampah dilakukan secara serentak sebagai tindak lanjut Instruksi Gubernur (Ingub) No. 5 Tahun 2026 mengenai pengelolaan sampah dari sumbernya.

"Pada hari ini secara resmi Pemerintah Jakarta mengadakan kegiatan pilah sampah sesuai dengan instruksi gubernur. Dan kegiatan ini tidak setengah-setengah karena semuanya berjalan serentak di lima kota dan juga di Pulau Seribu untuk melakukan pilah sampah," ujar Pramono. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.