Jakarta

Gubernur Pramono Resmikan Gerakan Pilah Sampah Serentak di Seluruh Jakarta, Tindaklanjuti Ingub No.5 2026

Laode Akbar | 10 Mei 2026, 14:38 WIB
Gubernur Pramono Resmikan Gerakan Pilah Sampah Serentak di Seluruh Jakarta, Tindaklanjuti Ingub No.5 2026
Gerakan Pilah sampah

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, resmi memulai Gerakan Pilah Sampah serentak di lima wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu, Minggu (10/5/2026).

Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-499 Jakarta sekaligus langkah konkret mengurangi beban sampah yang selama ini seluruhnya diangkut ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Pencanangan dilakukan di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, dengan dihadiri Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dan Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat.

Baca Juga: Prediksi Skor AC Milan vs Atalanta di Serie A, 11 Mei 2026: Rossoneri Tertekan dalam Perburuan Tiket Champions League

Pramono mengatakan, gerakan pilah sampah dilakukan secara serentak sebagai tindak lanjut Instruksi Gubernur (Ingub) No. 5 Tahun 2026 mengenai pengelolaan sampah dari sumbernya.

"Pada hari ini secara resmi Pemerintah Jakarta mengadakan kegiatan pilah sampah sesuai dengan instruksi gubernur. Dan kegiatan ini tidak setengah-setengah karena semuanya berjalan serentak di lima kota dan juga di Pulau Seribu untuk melakukan pilah sampah," ujar Pramono.

Ia menjelaskan, selama ini sebagian besar sampah Jakarta langsung diangkut ke TPST Bantargebang tanpa dipilah. Melalui gerakan ini, sampah organik dan anorganik akan dipisahkan terlebih dahulu sebelum diolah lebih lanjut.

Menurut Pramono, langkah tersebut akan didukung oleh fasilitas pengolahan sampah yang sudah dimiliki Pemprov DKI, seperti Refuse Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan dan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) 3R.

"Kalau sekarang semuanya angkut, dumping di Bantargebang. Sekarang kita mulai dengan dipilah terlebih dahulu, organik dan anorganik dipisahkan," katanya.

Baca Juga: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman: Tidak Ada yang Mustahil

Pramono optimistis gerakan ini dapat membantu mengatasi persoalan sampah di Jakarta, termasuk dengan mendorong pasar-pasar untuk mengelola sampahnya sendiri, seperti yang telah diterapkan di Pasar Kramat Jati.

Ia menegaskan, menjaga kebersihan kota merupakan bagian penting dari upaya menjadikan Jakarta sebagai kota global yang berbudaya.

"Jaga Jakarta bersih, pilah sampah akan menjadi gerakan yang masif di Jakarta," ucap mantan Sekretaris Kabinet RI itu.

Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan menilai gerakan pilah sampah yang diinisiasi Pemprov DKI dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Menurutnya, pemilahan sampah dari rumah tangga merupakan kunci utama dalam menyelesaikan persoalan sampah nasional.

Baca Juga: Golkar DKI Gelar Baksos di Matraman, Ketua Ahmed Zaki Ajak Warga Jakarta Mulai Pilah Sampah dari Rumah

"Kalau itu selesai, maka nanti sampah akan kita butuhkan untuk listrik penerang Jakarta dan penerang daerah-daerah lain," kata Zulkifli. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.