Ratusan Petugas Gabungan Tangkap Puluhan Ikan Sapu-sapu di Kali Cideng, Warga Diimbau Tak Konsumsi

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat bersama Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menggelar kerja bakti penangkapan ikan sapu-sapu di Kali Cideng, tepatnya di depan Plaza Indonesia, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jumat (10/4).
Kegiatan ini melibatkan sekitar 100 personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari Suku Dinas Sumber Daya Air, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, PPSU hingga Gulkarmat. Hadir pula jajaran pemerintah wilayah seperti camat dan lurah setempat.
Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A Sidabalok, mengatakan penanganan ikan sapu-sapu bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, upaya serupa telah dilakukan di Kali Ciliwung.
Baca Juga: Politikus Golkar Sebut Ketergantungan Jakarta pada TPST Bantargebang Harus Segera Diakhiri
"Waktu pembersihan di Kali Ciliwung, kami sudah mengambil sampel ikan dan air. Hasilnya, ambang batas pencemaran cukup tinggi. Ikan tersebut mengandung Salmonella, E. coli, serta residu logam berat," ujar Hasudungan dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, kegiatan di Kali Cideng dipilih karena aliran sungainya lebih pendek sehingga dinilai lebih mudah dikendalikan dibandingkan wilayah lain.
"Sekarang kita lanjutkan di Kali Cideng. Dengan kondisi saluran yang tidak terlalu panjang, pengendalian ikan sapu-sapu diharapkan lebih efektif," tambahnya.
Setelah ditangkap, ikan sapu-sapu akan dibawa ke Pusat Produksi Inspeksi dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) di Ciganjur. Untuk bangkai ikan, dipastikan dimusnahkan dengan cara dikubur.
"Daya tahan ikan sapu-sapu ini sangat tinggi. Jika tidak dipastikan mati, mereka bisa tetap hidup meski di luar air," jelas Hasudungan.
Sementara itu, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, mengungkapkan proses penangkapan cukup menantang karena banyak ikan bersembunyi di turap.
"Tadi banyak ikan yang masuk ke turap, bahkan merusaknya karena ukurannya cukup besar. Mereka juga menyimpan telur di sana," kata Arifin.
Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil menangkap sekitar 40 ekor ikan sapu-sapu. Ikan-ikan tersebut kemudian dimatikan dengan cara dipatahkan tubuhnya sebelum dikubur.
Arifin juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi ikan sapu-sapu karena berpotensi membahayakan kesehatan.
"Ikan ini memakan berbagai zat berbahaya di kali. Kami mengimbau warga untuk tidak mengonsumsinya," tegasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya



