Jakarta

Jakarta Festive Wonder Ramadan dan Idulfitri 2026 Cetak Transaksi Rp67,5 Triliun, Gubernur Pramono: Rekor Luar Biasa

Laode Akbar | 31 Maret 2026, 14:42 WIB
Jakarta Festive Wonder Ramadan dan Idulfitri 2026 Cetak Transaksi Rp67,5 Triliun, Gubernur Pramono: Rekor Luar Biasa
Gubernur Jakarta, Pramono Anung.

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa total transaksi dalam program Jakarta Festive Wonder 2026 mencapai Rp67,5 triliun.

Angka tersebut disebut menjadi rekor baru yang menunjukkan kuatnya aktivitas ekonomi ibu kota selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026.

Pramono menjelaskan, program yang berlangsung sejak 4 Maret hingga 31 Maret 2026 itu melibatkan 101 pusat perbelanjaan di Jakarta melalui berbagai dekorasi tematik serta program diskon bagi masyarakat.

Baca Juga: Iran Tantang Rencana Operasi Darat Amerika Serikat: Selamat Datang di Neraka!

"Hari ini kami ingin menyampaikan hasil yang dicapai dari Jakarta Festive Wonder tahun 2026 yang dimulai sejak tanggal 4 Maret sampai dengan 31 Maret 2026. Total transaksi yang tercapai adalah Rp67,5 triliun. Ini rekor yang luar biasa," kata Pramono di Pendopo Balai Kota Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Selain itu, Pramono juga menyebut adanya transaksi dari program Mudik ke Jakarta yang bekerja sama dengan berbagai pihak seperti maskapai Citilink, PT Kereta Api Indonesia (KAI), hingga sektor perhotelan. Nilai transaksi dari program tersebut tercatat lebih dari Rp20 miliar.

"Transaksi untuk program Mudik ke Jakarta sendiri, baik yang langsung maupun tidak langsung bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta, termasuk pembelian tiket Citilink, KAI, dan sewa hotel, transaksinya lebih dari Rp20 miliar," ujarnya.

Menurut Pramono, tingginya aktivitas ekonomi sejak periode libur Natal, Tahun Baru, Imlek, Nyepi, Ramadan, hingga Idulfitri turut mendorong capaian penerimaan pajak daerah pada triwulan pertama 2026.

Ia menyebut realisasi penerimaan pajak daerah bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.

"Realisasi penerimaan pajak triwulan pertama melebihi target, mencapai 100,28 persen. Pajak yang diterima sebesar Rp7,3 triliun," ungkapnya.

Sementara itu, penerimaan dari sektor retribusi daerah juga disebut sesuai target, yakni sebesar Rp113,4 miliar.

Politikus PDIP itu menilai capaian tersebut menunjukkan kondisi ekonomi Jakarta yang tetap kuat, ditopang oleh berbagai kegiatan ekonomi dan konsumsi masyarakat selama periode hari besar keagamaan.

"Akibat aktivitas itu maka penerimaan pajak dan retribusi Jakarta di triwulan pertama hasilnya sungguh menggembirakan karena aktivitas ekonominya berjalan baik," katanya.

Sebelumnya, sebanyak 101 pusat perbelanjaan di Jakarta dipastikan ikut berpartisipasi dalam program Jakarta Festive Wonder yang menjadi bagian dari Jakarta Ramadan Festival 2026.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, optimistis nilai transaksi belanja selama Ramadan hingga Lebaran menembus Rp 15 triliun.

"Yang akan ikut berpartisipasi dalam Jakarta Festive Wonder, diskon perbelanjaannya ada 101 pusat perbelanjaan. Tentunya ini akan secara jumlah lebih besar dibandingkan waktu menyambut Natal dan Tahun Baru kemarin, dan waktunya juga lebih lama," ujar Pramono di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2026). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y