Jakarta

Viral! Zebra Cross Pac-Man di Pancoran, Dinas Bina Marga DKI Apresiasi Inisiatif Warga, Ingatkan Standar Keselamatan

Laode Akbar | 30 Maret 2026, 12:05 WIB
Viral! Zebra Cross Pac-Man di Pancoran, Dinas Bina Marga DKI Apresiasi Inisiatif Warga, Ingatkan Standar Keselamatan
Zebra cross pac-man di kawasan Jalan Soepomo, Pancoran, Jakarta Selatan (@ijoeel)

AKURAT JAKARTA - Viral di media sosial aksi kreatif warga dengan mengecat zebra cross bergaya karakter gim "Pac-Man" di kawasan Jalan Soepomo, Pancoran, Jakarta Selatan.

Pengecatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pejalan kaki setelah marka penyeberangan di lokasi itu sempat hilang.

Dalam unggahan akun Instagram @ijoeel disebutkan bahwa zebra cross di lokasi tersebut sudah lama tidak terlihat sehingga membuat pejalan kaki merasa khawatir saat menyeberang jalan.

Baca Juga: Toyota Rush Facelift 2026 Jadi Pilihan SUV Profesional dengan Layar Sentuh Modern dan Fitur Mirip Mobil Premium untuk Produktivitas

"Udah lama zebra cross ini hilang, pejalan kaki jadi serba was-was tiap nyebrang. Akhirnya kita gas lagi.. bukan cuma dibalikin, tapi dikasih sentuhan pac-man style biar lebih hidup. Biar nyebrang jadi lebih aman, dan jalanan jadi lebih seru dilihat. Berlokasi deket Pancoran yak!" tulis akun tersebut.

Menanggapi hal itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat terhadap keselamatan pejalan kaki.

Namun ia menegaskan bahwa pembuatan marka jalan, termasuk zebra cross, harus mengikuti aturan dan standar teknis yang berlaku.

"Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi kepedulian dan inisiatif masyarakat yang telah melakukan pengecatan jalan yang difungsikan sebagai zebra cross di Jalan Soepomo, Jakarta Selatan," ujar Wenny dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).

Ia menjelaskan, standar teknis diperlukan untuk memastikan keselamatan seluruh pengguna jalan serta menghindari potensi gangguan konsentrasi bagi pengendara akibat marka yang tidak sesuai ketentuan.

Baca Juga: Posisi Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Melorot di Klasemen Moto3 2026, Ini yang Jadi Penyebabnya

Selain itu, Dinas Bina Marga juga menyampaikan permohonan maaf karena belum tersedianya zebra cross di lokasi tersebut.

Kondisi ini terjadi karena adanya pekerjaan pemeliharaan jalan dan peningkatan trotoar pada akhir 2025 yang menyebabkan marka lama tertutup lapisan aspal baru.

"Pemasangan kembali marka jalan tidak dapat dilakukan secara langsung setelah pengaspalan, karena material marka thermoplastic memerlukan kondisi permukaan jalan yang telah melalui masa pengeringan optimal agar dapat melekat dengan baik dan memiliki daya tahan maksimal," jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah menetapkan lokasi tersebut sebagai prioritas dalam rencana pemeliharaan marka jalan Tahun 2026, termasuk pembangunan kembali fasilitas zebra cross.

Pelaksanaan pekerjaan direncanakan akan dilakukan dalam waktu dekat dengan menggunakan material marka jalan sesuai standar teknis yang berlaku.

Baca Juga: Serasa di Pulau Dewata Tanpa Harus Terbang! Ini Tempat Wisata Indonesia Bernuansa Bali yang Lagi Hits

"Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan guna mendukung keselamatan, kenyamanan, dan ketertiban bagi seluruh pengguna jalan di wilayah Provinsi DKI Jakarta," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.