Sudah Terpakai Rp 1 Triliun, Gubernur Pramono Tagih Menkeu Purbaya Soal Dana Lanjutan untuk Bank Jakarta

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta Pramono Anung menagih janji Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terkait realisasi penempatan dana lanjutan sebesar Rp10 triliun yang sebelumnya dijanjikan untuk mendukung pembiayaan sektor produktif melalui Bank Jakarta.
Pramono mengatakan, pembahasan penempatan dana tersebut sudah dilakukan saat Menteri Keuangan berkunjung ke Balai Kota Jakarta.
Dalam pertemuan itu, awalnya dibicarakan nilai penempatan dana sebesar Rp10 triliun, bahkan Pramono sempat mengusulkan agar nilainya bisa ditingkatkan hingga Rp20 triliun.
Baca Juga: Tumurun Private Museum: Ruang Seni Modern di Jantung Kota Solo
"Sesuai pembicaraan pada saat Pak Menteri Keuangan ke Balai Kota, waktu itu rencananya Rp 10 triliun. Kemudian saya minta kalau bisa sampai Rp 20 triliun. Sekarang yang Rp 1 triliun sudah habis. Kami menunggu. Mudah-mudahan janjinya segera datang," ujar Pramono kepada wartawan, Selasa (6/1/2026).
Pramono menegaskan, dana awal sebesar Rp1 triliun yang telah ditempatkan sebelumnya sudah sepenuhnya terserap oleh Bank Jakarta.
Karena itu, Pemprov DKI kini menunggu kelanjutan komitmen dari Kemenkeu, khususnya dari Purbaya untuk merealisasikan dana hingga Rp10 triliun tersebut.
"Mudah-mudahan statement ini didengar Pak Purbaya ya," ujar Pramono.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengungkapkan bahwa penempatan dana Rp1 triliun tersebut terserap sangat cepat.
Baca Juga: Hangat dan Mengenyangkan, Rekomendasi Menu Makanan Berkuah untuk Pagi Hari
Dana itu, kata dia, habis dalam waktu satu minggu dan sepenuhnya disalurkan ke sektor produktif, khususnya untuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Satu triliun pada waktu itu habis dalam waktu satu minggu, untuk sektor produktif khususnya di UMKM. Dan itu juga sudah kami laporkan ke Kementerian Keuangan," jelas Agus.
Terkait kemungkinan adanya tambahan dana, Agus menegaskan pihaknya siap jika kembali dipercaya mengelola penempatan dana dari pemerintah pusat.
"Pada dasarnya kami terbuka dan siap untuk membantu pemerintah dalam hal ini. Kita menunggu saja, kalau nanti ada, kita segera,” ucapnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pihaknya akan menyuntik dana sekitar Rp10-20 triliun ke Bank Jakarta.
Di mana, sebelumnya pihaknya juga telah memberikan dana Rp200 triliun kepada Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Hal ini disampaikannya usai mengadakan pertemuan dengan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, pada Selasa (7/10/2025).
"Kan Jakarta punya Bank Jakarta. Saya taruh di Himbara, yang 200 triliun, gimana kalau saya tambah beberapa puluh triliun ke Bank Jakarta?," ujar Purbaya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






