Jakarta

Sudah Terpakai Rp 1 Triliun, Gubernur Pramono Tagih Menkeu Purbaya Soal Dana Lanjutan untuk Bank Jakarta

Yasmina Nuha | 6 Januari 2026, 14:19 WIB
Sudah Terpakai Rp 1 Triliun, Gubernur Pramono Tagih Menkeu Purbaya Soal Dana Lanjutan untuk Bank Jakarta

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta Pramono Anung menagih janji Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terkait realisasi penempatan dana lanjutan sebesar Rp10 triliun yang sebelumnya dijanjikan untuk mendukung pembiayaan sektor produktif melalui Bank Jakarta.

Pramono mengatakan, pembahasan penempatan dana tersebut sudah dilakukan saat Menteri Keuangan berkunjung ke Balai Kota Jakarta.

Dalam pertemuan itu, awalnya dibicarakan nilai penempatan dana sebesar Rp10 triliun, bahkan Pramono sempat mengusulkan agar nilainya bisa ditingkatkan hingga Rp20 triliun.

Baca Juga: Tumurun Private Museum: Ruang Seni Modern di Jantung Kota Solo

"Sesuai pembicaraan pada saat Pak Menteri Keuangan ke Balai Kota, waktu itu rencananya Rp 10 triliun. Kemudian saya minta kalau bisa sampai Rp 20 triliun. Sekarang yang Rp 1 triliun sudah habis. Kami menunggu. Mudah-mudahan janjinya segera datang," ujar Pramono kepada wartawan, Selasa (6/1/2026).

Pramono menegaskan, dana awal sebesar Rp1 triliun yang telah ditempatkan sebelumnya sudah sepenuhnya terserap oleh Bank Jakarta.

Karena itu, Pemprov DKI kini menunggu kelanjutan komitmen dari Kemenkeu, khususnya dari Purbaya untuk merealisasikan dana hingga Rp10 triliun tersebut.

"Mudah-mudahan statement ini didengar Pak Purbaya ya," ujar Pramono.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengungkapkan bahwa penempatan dana Rp1 triliun tersebut terserap sangat cepat.

Baca Juga: Hangat dan Mengenyangkan, Rekomendasi Menu Makanan Berkuah untuk Pagi Hari

Dana itu, kata dia, habis dalam waktu satu minggu dan sepenuhnya disalurkan ke sektor produktif, khususnya untuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Satu triliun pada waktu itu habis dalam waktu satu minggu, untuk sektor produktif khususnya di UMKM. Dan itu juga sudah kami laporkan ke Kementerian Keuangan," jelas Agus.

Terkait kemungkinan adanya tambahan dana, Agus menegaskan pihaknya siap jika kembali dipercaya mengelola penempatan dana dari pemerintah pusat.

"Pada dasarnya kami terbuka dan siap untuk membantu pemerintah dalam hal ini. Kita menunggu saja, kalau nanti ada, kita segera,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pihaknya akan menyuntik dana sekitar Rp10-20 triliun ke Bank Jakarta.

Di mana, sebelumnya pihaknya juga telah memberikan dana Rp200 triliun kepada Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Baca Juga: Tasyakuran HAB Ke-80, Bupati Tangerang: Kementerian Agama Hadir Sebagai Penjaga Harmoni dan Perawat Toleransi

Hal ini disampaikannya usai mengadakan pertemuan dengan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, pada Selasa (7/10/2025).

"Kan Jakarta punya Bank Jakarta. Saya taruh di Himbara, yang 200 triliun, gimana kalau saya tambah beberapa puluh triliun ke Bank Jakarta?," ujar Purbaya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.