Jakarta

Pasca Kebakaran, Pedagang Pasar Kramat Jati Tak Akan Direlokasi, Gubernur Pramono: Kita Segera Renovasi

Yasmina Nuha | 15 Desember 2025, 15:41 WIB
Pasca Kebakaran, Pedagang Pasar Kramat Jati Tak Akan Direlokasi, Gubernur Pramono: Kita Segera Renovasi

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa sejumlah pedagang Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, tidak akan direlokasi usai terbakar pada Senin (15/12/2025).

Ia menegaskan bahwa renovasi atau rehabilitasi kios akan segera dilakukan mengingat dampak kebakaran yang tidak terlalu besar.

"Untuk pedagangnya, karena ini bukan kebakaran besar, nanti segera kita renovasi," ujar Pramono Anung di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2025).

Baca Juga: Bupati Tangerang Serahkan 28 Mobil Ambulans Puskesmas Keliling untuk Tiap Kelurahan, Siap Beroperasi 24 Jam Melayani Masyarakat

Menurutnya, para pedagang juga menyatakan keinginan mereka untuk tetap berjualan di lokasi yang sama.

"Yang jelas tetap akan berjualan di Kramat Jati lah. Tidak (direlokasi), karena mereka juga tidak ingin untuk pindah ke mana-mana," imbuhnya.

Pramono menjelaskan bahwa berdasarkan laporan langsung dari Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, kerugian akibat kebakaran tersebut tidak signifikan dan tidak ada korban jiwa.

"Untuk kebakaran di Kramat Jati, tadi pagi Bapak Walikota sudah memberikan laporan. Kebetulan kerugiannya itu tidak besar dan kemudian tidak ada korban," jelasnya.

Namun, politikus PDIP itu mengakui bahwa komoditas yang menjadi fokus pasar tersebut, terutama pedagang pisang dan pepaya, mengalami dampak.

Baca Juga: Sensasi Winter Aurora di Mal Ciputra, Jakarta Barat Punya Salju Indoor

Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana memberikan bantuan kepada para pedagang yang terdampak.

"Hanya memang terutama pisang dan pepaya, karena di situ kan pasarnya pisang dan pepaya, ya tentunya nanti kami akan memberikan bantuan untuk itu," tukasnya.

Diketahui, terjadi kebakaran hebat melanda Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin pagi (15/12/2025). Terdapat 350 kios buah di area pasar yang terbakar akibat insiden ini.

Tidak ada korban jiwa akibat insiden kebakaran ini. Namun, kerugian diperkirakan mencapai Rp 10 miliar.

Baca Juga: Jangan Terjebak Diskon Akhir Tahun, Ini Tips Belanja Bijak yang Bisa Kamu Ikuti

Hingga artikel ini ditayangkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.