Kebakaran Gedung Terra Drone Renggut 22 Korban Jiwa, Gubernur Pramono: Kami Tanggung Proses Pemakaman dan Pengobatan Semua Korban

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas insiden kebakaran yang terjadi di gedung ruko PT Terra Drone Indonesia, Jalan Letjen Soeprapto, RT 01/RW 02, Kelurahan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/12/2025).
Sebanyak 22 korban meninggal dunia telah dievakuasi, terdiri atas 15 perempuan dan 7 laki-laki. Seluruh korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati.
Pramono menegaskan, seluruh proses penanganan dilakukan secara cepat, terkoordinasi, serta mengutamakan keselamatan dan dukungan bagi keluarga terdampak.
"Saya sebagai Gubernur Jakarta sungguh berduka. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang kembali," ujarnya saat meninjau lokasi kebakaran.
Pramono juga memastikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan bertanggung jawab penuh atas proses pemakaman korban meninggal dunia.
"Tadi, saya sudah menelepon Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota untuk menyiapkan segala keperluannya. Kemungkinan tidak bisa di satu tempat karena jumlahnya," tuturnya.
Untuk korban luka, Pemprov DKI memastikan seluruhnya akan dirujuk ke fasilitas kesehatan dan ditangani secara menyeluruh tanpa biaya.
Pramono turut mengingatkan para pemilik usaha agar menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama.
Baca Juga: Daftar Identitas 22 Korban Tewas Kebakaran Ruko Kemayoran, Terjebak Asap, 54 Orang Selamat
"Kami berharap siapa pun yang memiliki usaha seperti ini benar-benar menjadikan keselamatan sebagai hal yang sangat penting," tegasnya.
Politikus PDIP itu menambahkan, Pemprov DKI telah bergerak cepat menangani keadaan darurat.
Dinas Gulkarmat, BPBD, dan unsur terkait lainnya diminta tetap siaga hingga proses evakuasi dan identifikasi seluruh korban selesai.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan memberi ruang bagi petugas yang masih bekerja di lapangan.
Sebagai informasi, petugas berhasil menyelamatkan 19 orang dari lantai tujuh. Proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati demi memastikan keselamatan seluruh personel yang bertugas. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






