Jakarta

Bukan dari RDF-nya, Gubernur Pramono Ungkap Ini Penyebab Bau di Rorotan yang Dikeluhkan Warga

Yasmina Nuha | 4 November 2025, 11:34 WIB
Bukan dari RDF-nya, Gubernur Pramono Ungkap Ini Penyebab Bau di Rorotan yang Dikeluhkan Warga

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan penyebab persoalan bau di Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan yang terdampak ke warga sekitar berasal dari pengangkutan dan penanganan sampah.

Ia menjelaskan, persoalan tersebut bukan berasal dari fasilitas yang ada di RDF Rorotan. Sebab, pihaknya sudah melakukan tahap commissioning atau uji coba.

"Ya, jadi RDF Rorotan sebenarnya permasalahannya bukan di RDF-nya, karena sebenarnya kita sudah commissioning sampai dengan 1000-1200," ujar Pramono di Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat, Senin (3/11/2025).

Baca Juga: Sempat Berhenti karena Dihadang Sopir Angkot M02, Mikrotrans Jaklingko JAK41 Kini Normal Layani Pelanggan

Untuk itu, ia mengungkapkan bahwa persoalan sesungguhnya berasal dari pengangkutan dan penanganan sampahnya.

"Saya mengakui secara jujur, problemnya adalah di pengangkutan dan sampahnya. Harusnya di Rorotan itu sampahnya tidak boleh lebih dari 2 sampai 7 hari, 2 sampai 5 hari," tukasnya.

Selain itu, lanjut Pramono, armada pengangkut sampah dari dan ke RDF tersebut juga menjadi penyebab bau ke warga sekitar.

Baca Juga: Gubernur Pramono Buka Job Fair dan Upskilling Disabilitas 2025 di TIM Cikini, 21 Perusahaan Buka Kesempatan Kerja Layak Bagi Difabel

"Nah, kemarin mobil yang mengangkut itu air lindinya bertebaran. Itu yang kemudian menyebabkan yang pertama bau ke mana-mana," tuturnya.

Kemudian, politikus PDIP itu mengatakan, ketika sampah yang tadi belum diolah di RDF, namun sudah menimbulkan bau. Padahal untuk RDF-nya sendiri sebenarnya sudah tertangani.

"Dan mungkin dalam waktu dekat saya akan ke lapangan dan saya juga akan menerima warga yang mengeluh tentang RDF Rorotan. Karena RDF Rorotan apapun harus diselesaikan," pungkasnya.

Sebagai informasi, Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta berencana mengoperasikan Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan mulai November 2025 mendatang.

Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan uji coba RDF tersebut yang akan berakhir sampai akhir Oktober 2025.

"Uji coba RDF akan dilanjutkan sampai dengan akhir Oktober 2025 dan mulai November 2025 DLH merencanakan RDF Rorotan sudah siap beroperasi," ujar Asep dalam keterangannya, Kamis (16/10/2025). (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y