Jakarta

Gubernur Pramono Minta Sekolah Lansia Diperbanyak hingga Ada di Tiap Kelurahan Seluruh DKI Jakarta

Yasmina Nuha | 18 September 2025, 15:20 WIB
Gubernur Pramono Minta Sekolah Lansia Diperbanyak hingga Ada di Tiap Kelurahan Seluruh  DKI Jakarta

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mendukung penuh warga lanjut usia (Lansia) di Jakarta untuk melanjutkan pendidikan.

Dengan populasi lansia di Jakarta yang mencapai 1.167.000 atau sekitar 10,6 persen dari total penduduk, Pramono ingin agar keberadaan sekolah lansia lebih diperbanyak dan dapat hadir di semua kelurahan.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara wisuda akbar Sekolah Lansia "Senior School Pintar (SPP)" Tingkat Provinsi DKI Jakarta di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (18/9/2025).

Baca Juga: JKT48 hingga Dikta Wicaksono Bakal Meriahkan Jak-Japan Matsuri 2025 di GBK Senayan Akhir September Ini, Harga Tiket Mulai Rp 50 Ribu

Wisuda ini diikuti oleh 1.618 lansia, dengan wisudawati tertua berusia 87 tahun dan wisudawan tertua berusia 80 tahun.

Penyelenggaraan pendidikan untuk para lansia ini bekerja sama dengan Universitas Respati Indonesia.

"Untuk itu saya tadi sudah meminta kepada Kepala Dinas PPAPP, Ibu Iin, untuk di semua kelurahan ada sekolah yang seperti ini bekerja sama dengan universitas yang ada, Universitas Respati Indonesia," kata Pramono.

Ia menuturkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta berkomitmen untuk terus memberikan perhatiannya kepada para lansia Jakarta, salah satunya melalui program Kartu Lansia dan penyediaan fasilitas layanan gratis transportasi umum.

Untuk itu, ia pun mengajak seluruh lansia di Jakarta untuk memanfaatkan fasilitas yang disediakan Pemprov ini.

Sehingga seluruh lansia di Jakarta merasakan kemudahan dalam beraktivitas menggunakan layanan transportasi umum yang kini lebih baik dan nyaman.

"Seluruh lansia sekarang kalau naik transportasi umum di Jakarta gratis. Dan harus didaftarkan, harus mendaftar," tukasnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Sporting CP vs Kairat di UCL, 19 September 2025: Singa Lisbon Wajib Menang di Kandang

Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Iin Mutmainnah, menambahkan bahwa penyelenggaraan sekolah lansia Senior School Pintar SSP ini berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lansia dan Peraturan BKKBN Nomor 13 Tahun 2019 tentang Bina Keluarga Lansia.

Sekolah Lansia merupakan salah satu kegiatan dari program Bina Keluarga Lansia dari Dinas PPAPP DKI Jakarta yang berkolaborasi dengan komponen pentahelix.

"Bertujuan membentuk lansia yang tangguh, produktif, mandiri, sehat, dan bermartabat berdasarkan Prinsip 7 Dimensi Lansia Tangguh melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan di bidang kesehatan, keagamaan, sosial budaya, dan lainnya," lanjut Iin.

Saat ini, kata Iin, Pemerintah DKI Jakarta telah memiliki 75 sekolah lansia di mana 10 sekolah lansia lainnya dengan pembelajaran tatap muka.

Baca Juga: Viral! Bus Transjakarta Adu Banteng vs Truk di Depan RSUD Tarakan Pagi Tadi, Berikut Kronologinya

Sedangkan 65 sekolah lansia SSB Senior Sekolah Pintar di Jakarta Timur diselenggarakan dengan menggunakan metode pembelajaran hybrid. "Jadi mereka sudah diajari literasi digital," imbuhnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.