Jakarta

Gubernur Pramono Minta Sekolah Perketat Pengawasan Agar Siswa Tidak Ikut Demo atau Unjuk Rasa

Yasmina Nuha | 28 Agustus 2025, 15:36 WIB
Gubernur Pramono Minta Sekolah Perketat Pengawasan Agar Siswa Tidak Ikut Demo atau Unjuk Rasa

AKURAT JAKARTA - Ribuan massa buruh menggelar aksi demo secara serentak di seluruh daerah yang dipusatkan di kawasan Gedung DPR, Jakarta Pusat, pada hari ini, Kamis (28/8/2025).

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Jakarta, agar seluruh sekolah di Jakarta melakukan pengawasan.

Selain itu, ia juga meminta agar memperketat terhadap pelajar untuk tidak ikut serta dalam demonstrasi yang belakangan marak digelar.

Baca Juga: Rencana Pemangkasan Trotoar di Jalan TB Simatupang Resmi Dibatalkan, Sebagai Gantinya Dishub DKI Jakarta Bakal Lakukan Ini!

"Secara khusus, saya sudah meminta kepada Bu Nadiana (Kadisdik) untuk berkomunikasi dengan seluruh sekolah yang ada di Jakarta, dengan kepala-kepala sekolah," kata Pramono di PDS HB Jassin, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).

Pramono menuturkan, dirinya telah menginstruksikan kepada Kepala Disdik DKI Jakarta, Nahdiana, untuk segera menindaklanjuti persoalan tersebut.

"Tentunya diminta untuk sekolah agar memberikan pengawasan yang ketat pada siswa untuk tidak ikut demo-demo yang terjadi beberapa hari ini," tegasnya.

Dengan itu, melalui surat edaran seluruh kepala sekolah, ia meminta agar ditingkatkan pengawasan kepada anak didiknya.

Adapun instruksi ini perlu dilakukan, karena ada beberapa sekolah yang terlalu longgar dalam pengawasan.

Pihaknya pun tidak menduga jika kelonggaran itu membuat anak-anak sekolah di Jakarta ikut demo.

Baca Juga: Antisipasi Demo Buruh di Gedung DPR Berujung Rusuh, KAI Commuter Line Bakal Rekayasa Jalur KRL Tanah Abang - Rangkasbitung dan Sebaliknya

"Saya tahu bahwa ada beberapa sekolah yang memang melonggarkan tidak mengira bahwa kemudian ini dilakukan oleh anak-anak sekolah yang di Jakarta," tukasnya.

Politikus PDIP itu mengatakan, pelajar tetap harus difokuskan pada kegiatan belajar meski demonstrasi merupakan bagian dari praktik demokrasi.

"Walaupun sebenarnya demonstrasi itu kan bagian dari demokrasi. Bu Kepala Dinas Pendidikan atas instruksi permintaan saya mengirim surat, memberikan instruksi kepada seluruh kepala sekolah yang ada di Jakarta, dan itu sudah dilakukan," tukasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.