Jakarta

Legislator Golkar Alia Laksono Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga

Ainun Kusumaningrum | 1 Juli 2025, 23:31 WIB
Legislator Golkar Alia Laksono Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga

AKURAT JAKARTA  - Anggota DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono, turun langsung menyerap aspirasi warga Jakarta Timur, dalam reses masa sidang III tahun 2025.

Kegiatan reses itu digelar di tiga kecamatan yakni, Jatinegara, Kramat Jati, dan Duren Sawit. Legislator dari Fraksi Golkar itu mencatat, warga meminta penambahan kamera CCTV di sejumlah titik rawan kejahatan.

“Keamanan jadi perhatian utama warga. CCTV harus diperbanyak di titik-titik rawan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (1/7/2025).

Baca Juga: Warga Kebayoran Lama Minta Perbaikan Saluran Air, Legislator Golkar Sambungkan Langsung ke Dinas SDA

Selain itu, tak hanya soal keamanan, warga juga meminta adanya pelatihan koperasi.

"Khususnya Koperasi Merah Putih, yang bisa membantu peningkatan ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah," katanya.

Persoalan kebakaran di wilayah padat penduduk juga menjadi sorotan. Menurut Alia, warga meminta penambahan alat pemadam api ringan (APAR), untuk mengantisipasi kebakaran yang kerap terjadi.

Baca Juga: Legislator Golkar Farah Savira Minta Disdik DKI Matangkan Sistem Zona Layanan Satuan Pendidikan

Di sisi lain, warga berharap peningkatan layanan, dan perluasan akses program sosial seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), Kartu Lansia, hingga bantuan sosial lainnya.

“Bukan cuma soal kuota, tapi juga perbaikan kualitas layanan dan penambahan alat pemadam,” katanya.

Alia memastikan seluruh aspirasi yang terkumpul, akan dibawa ke forum resmi di DPRD, baik dalam rapat komisi maupun pembahasan anggaran.

Ia juga akan segera berkoordinasi dengan OPD dan SKPD terkait, untuk memastikan tindak lanjut dari keluhan warga.

“Kami datang untuk benar-benar mendengar, dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Kami akan kawal sampai tuntas,” katanya.

Politisi muda itu menegaskan, fungsi dewan adalah menjadi jembatan antara rakyat dengan pemerintah.

“Ini bukan janji kosong. Ini komitmen kerja kami,” pungkasnya.

Dalam reses itu, turut dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, pemuda, RT/RW, pelaku UMKM, hingga ibu-ibu PKK, sehingga forum berlangsung interaktif.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.